Liga 1

Persija Terancam Finish Lebih Buruk Musim Ini, Berturut-turut Pecat Carlos Pena dan Thomas Doll

Manajemen Persija pada akhirnya memutus kontrak Thomas Doll yang masih menyisakan satu tahun setelah menangani Macan Kemayoran selama dua musim.

Editor: Emil Mahmud
MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
PELATIH PANTAU PEMAIN - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, sedang memantau para pemainnya berlatih di Lapangan Nirwana Park, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025) siang. 

TRIBUPADANG.COM - Manajemen Persija pada akhirnya memutus kontrak Thomas Doll yang masih menyisakan satu tahun setelah menangani Macan Kemayoran selama dua musim.

Pasalnya, Persija Jakarta terancam finish lebih buruk ketimbang musim terburuk Thomas Doll seusai memecat sang suksesor, Carlos Pena.

Intensi Persija Jakarta kala memecat Thomas Doll adalah menemukan pengganti yang bisa bekerja lebih baik.

Sampai sejauh ini, Thomas Doll menangani Macan Kemayoran selama dua musim dengan hasil jomplang.

Pada musim pertama, mantan pelatih Borussia Dortmund itu membawa klub ibukota menembus peringkat dua Liga 1 2022/23.

Namun pada musim kedua, pendahulu Juergen Klopp itu Persija jauh menurun dengan finish di peringkat delapan.

Selain itu, Doll juga banyak beraksi di luar lapangan dengan mengkritik PSSI dan Shin Tae-yong.

Baca juga: Carlos Pena Soroti Permainan Lambat Persija Jakarta Usai Kalah dari Semen Padang FC 2-0

PELATIH PANTAU PEMAIN - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, sedang memantau para pemainnya berlatih di Lapangan Nirwana Park, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025) siang.
PELATIH PANTAU PEMAIN - Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena, sedang memantau para pemainnya berlatih di Lapangan Nirwana Park, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (23/4/2025) siang. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

Baca juga: Taipei Open 2025: Moh Zaki Ubaidillah Lawati Kualfikasi, Jelang Ikuti Babak Utama

Sebagai gantinya, ditunjuklah Carlos Pena yang produk La Masia dan lebih kalem.

Carlos Pena mengawali musim dengan capaian semifinalis Piala Presiden 2024, turnamen yang disepelekan Doll.

Memasuki Liga 1 2024/25, entrenador Pena membawa Persija naik turun di klasemen.

Sempat memulai liga dengan lambat, Persija sempat menyamai poin runner-up pada pertengahan musim.

Sayangnya performa Rizky Ridho dkk anjlok signifikan pada putaran kedua.

Alhasil, manajemen Persija yang bertangan besi memecat Pena setelah 30 pertandingan.

Laga perdana bersama caretaker Ricky Nelson berakhir dengan kekalahan 1-0 dari Borneo FC.

Hasil tersebut membuat Persija terancam finish lebih buruk ketimbang musim terakhir Doll.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved