Gempa di Sumbar

Update Gempa Akibat Sesar Sianok Sumbar, Bupati Tanah Datar: Rumah dan Warung Mengalami Rusak Ringan

"Akibat gempa tadi, satu unit rumah di Nagari Andaleh dan satu warung di Gunung Rajo Batipuah mengalami retak ringan.

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
GEMPA TANAH DATAR- Bupati Tanah Datar, Eka Putra saat diwawancarai TribunPadang.com di Bandara Internasional Minangkabau, Jumat (2/5/2025). Eka Putra, menyebut dampak gempa yang terjadi akibat aktivitas Sesar Sianok menyebabkan kerusakan ringan pada satu rumah dan satu warung di daerahnya. 

Lalu kata Suadi, berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi dirasakan di Padang Panjang III - IV MMI.

"Getaran dirasakan oleh banyak orang dan terasa nyata dalam rumah, seakan-akan ada truk berlalu," sebutnya.

"Jendela, pintu, atau dinding berbunyi," sambungnya.

Gempa terasa di berbagai daerah, mulai dari Bukittinggi, Padang Pariaman, Pariaman, Payakumbuh II sampai III MMI.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," terangnya.

Lebih lanjut, Suadi menjelaskan bahwa saat ini sudah terjadi sebanyak empat kali aktivitas gempa bumi.

"Gempa pertama dengan magnitudo 4,8, lalu gempa susulan sebanyak 3 kali," terangnya.

Gempa susulan pertama dengan magnitudo 3,9.

Aftershock kedua, magnitudo 3,4 terjadi pada koordinat 0.42 LS,100.69 BT, episenter gempa berada di 11 km Timur Laut, Batusangkar, Tanah Datar.

"Gempa susulan ketiga, magnitudo 2,5 terjadi di Padang Panjang. Koordinat 0.53 LS,100.34 BT," bebernya.

Gempa Dirasakan di Bukittinggi

Getaran gempa dirasakan juga di Bukittinggi, dan membuat warga berhamburan keluar pada Jumat (2/4/2025) siang.

Sejumlah warga, termasuk nasabah Bank, dilanda panik dan berlarian keluar ruangan untuk menyelamatkan diri saat gempa terjadi.

Pantauan TribunPadang.com di dalam Bank Mandiri cabang Bukittinggi, getaran gempa cukup kuat sehingga para nasabah bank berhamburan keluar.

Di dalam bank, kursi-kursi bergoyang dan para nasabah berteriak "gempa".

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved