Berita Popler Sumbar

POPULER SUMBAR: Pemuda Balap Liar Tewas Usai Tabrak Pejalan Kaki dan Penipuan Berkedok Beli Emas

Penipuan itu terjadi pada Jumat sore (25/4/2025) di Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Tayang:
Editor: Rahmadi
Polresta Bukittinggi
KECELAKAAN BALAP LIAR : Kondisi korban balap liar yang mengalami kecelakaan saat berada di RS Achmad Mochtar, Kota Bukittinggi, Minggu (27/4/2025). Korban terdiri dari dua orang yang satu meninggal dunia dan satu lagi alami luka-luka serta patah tulang. 

"Kemungkinan motor yang saat itu digunakan diamankan oleh temannya, jadi kita masih mencari motor tersebut," kata Abdi.

Abdi juga menyebutkan bahwa balap liar terjadi setelah pihak kepolisian melakukan patroli cipta kondisi di sekitar TKP.

"Jadi kita sebelumnya sudah melakukan operasi cipta kondisi, namun ketika kita ada mereka menghilang, setelah kita pergi baru mereka melakukan aksi balap liar," pungkasnya.

2. Polisi Tangkap IRT di Padang Pariaman Usai Tipu Pedagang Emas Rp23 Juta, Modus Pura-Pura Beli

Seorang ibu rumah tangga berinisial NY (40) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Agam setelah diduga melakukan penipuan dengan modus berpura-pura membeli emas.

NY diamankan pada Sabtu malam (26/4/2025) di kediamannya yang berada di Korong Padang Polongan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Kasat Reskrim Polres Agam, AKP Eriyanto mengatakan, dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp13.998.000 serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat menjalankan aksinya.

“Pelaku kami amankan bersama barang bukti uang tunai sebesar Rp13.998.000 dan satu unit sepeda motor,” kata AKP Eriyanto kepada TribunPadang.com, Minggu (27/4/2025).

Penipuan itu terjadi pada Jumat sore (25/4/2025) di Jorong Sikabu, Nagari Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Baca juga: Jenazah WNA Norwegia di RS Bhayangkara Padang, Polisi Tunggu Kabar Keluarga untuk Otopsi

Saat itu, pelaku mendatangi korban bernama David Geovani yang berprofesi sebagai pedagang emas.

NY berpura-pura ingin membeli lima emas dan menjaminkan sebuah tas bermotif macan tutul yang diklaim berisi uang. Ia juga memberikan nomor telepon kepada korban agar ia percaya.

"Modus pelaku berpura-pura membeli emas kepada korban. Selain itu, pelaku membuat korban yakin bahwa pelaku memang hendak membeli emas," jelasnya.

Setelah emas diberikan, pelaku beralasan ingin menunjukkan emas tersebut kepada adiknya yang berada di Pasar Balai Salasa. Namun, setelah lebih dari satu jam, pelaku tak kunjung kembali. 

Merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Baca juga: Fadly Amran Resmikan Gedung Baru WHBT Padang, Dukung Aktivitas Sosial dan Budaya

“Berdasarkan laporan dan hasil penyelidikan, tim opsnal berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya,” ujar AKP Eriyanto.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved