Sumatera Barat
Air Terjun Langkuik Tinggi : Menyibak Hutan, Menyusuri Sungai, Seakan Berada di 'Surga Tersembunyi'
TERNYATA selama ini, tidak semua keindahan bisa ditemukan di tepi jalan.
Berdiri di hadapannya akan membuat siapa pun merasa kecil- sekaligus kagum. Di sekelilingnya, pepohonan besar berdiri tegak seperti penjaga alam, suara burung bersahutan, dan udara yang luar biasa segar menyapu wajah.
Tak ada sinyal ponsel di sini, hanya sinyal dari alam bahwa kita sedang berada di tempat yang sangat istimewa.
Karena derasnya aliran dan pusaran air di bawahnya, berenang langsung di bawah air terjun dilarang.
Namun, pengunjung bisa menikmati segarnya aliran sungai di sisi lain yang lebih aman.
Beberapa bahkan memilih berkemah semalam di sekitar kawasan ini untuk menikmati pagi yang magis saat kabut turun dan cahaya matahari menyelinap di antara pepohonan.
Apa yang harus disiapkan?
Petualangan ini bukan untuk mereka yang sekadar ingin berswafoto. Ini adalah perjalanan untuk mereka yang ingin mengalami. Maka siapkan:
- Fisik yang prima
- Sepatu trekking atau sandal gunung anti-slip
- Baju ganti dan pelindung untuk gadget
- Perbekalan makanan dan minumana
-Hal yang terpenting: semangat untuk menyatu dengan alam
-Waktu terbaik untuk datang adalah saat musim kemarau.
Saat musim hujan, jalur menjadi lebih licin, dan aliran sungai lebih deras, yang bisa membahayakan keselamatan.
Akses dan Tiket:
Harga Tiket Masuk: Rp5.000
Parkir: Rp5.000
| Kapolri Mutasi Kapolda Sumbar: Irjen Pol Djati Wiyoto Gantikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta |
|
|---|
| Dukung Kenaikan Status Kanwil KemenHAM Sumbar, Mahyeldi Usul Dinas Khusus Tangani Tanah Ulayat |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi: Tambang Emas Tradisional Masih Ditoleransi, Penggunaan Alat Berat Harus Ditindak |
|
|---|
| Mahyeldi Dorong Legalisasi Tambang Rakyat, Usulkan 15 Ribu Hektare WPR ke Kementerian ESDM |
|
|---|
| Pemprov Sumbar Siapkan Skema WFH ASN, Gubernur: Rumah Sakit dan Layanan Publik Tetap Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Malalak-Agam.jpg)