Seorang Anak Remaja Dilaporkan Hanyut Saat Bermain di Aliran Sungai Batang Kandis, Kota Padang

Seorang anak remaja dilaporkan hanyut saat berenang di Sungai Batang Kandis, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Mona Triana
Dokumentasi/BPBD Kota Padang
ANAK HANYUT: Petugas gabungan pada saat melakukan pencarian terhadap adanya seorang anak remaja hanyut di Sungai Batang Kandis, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (15/4/2025) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang anak remaja dilaporkan hanyut saat berenang di Sungai Batang Kandis, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (15/4/2025).

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Al Banna, mengatakan bahwa telah diterima laporan adanya seorang anak remaja tenggelam di aliran sungai.

"Korban diketahui bernama Erlangga berusia 10 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan beralamat di Jalan Belakang Pasar Lubuk Buaya, Kota Padang," kata Al Banna.

Informasi yang diterimanya, korban sedang mandi-mandi bersama dengan dua orang temannya sekitar pukul 15.30 WIB. Korban dilaporkan hilang di aliran sungai pada pukul 16.00 WIB.

Setelah korban hanyut, temannya meminta bantuan kepada warga sekitar agar dapat membantu dalam pencarian. Namun, hingga saat ini korban belum ditemukan.

Baca juga: Tim SAR Evakuasi Mayat Tanpa Identitas yang Mengapung di Pulau Kumbang Pesisir Selatan

Terpisah, kejadian ini juga dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang.

Kasi Ops Kantor SAR Padang, Hendri, mengatakan menerima informasi adanya anak remaja hanyut dari masyarakat pada pukul 16.45 WIB kepada pihaknya.

"Informasi sementara, sekitar pukul 16.30 WIB, korban sedang bermain bersama temannya di pinggir sungai, dan diduga terjatuh ke aliran sungai," kata Hendri.

Akibat kejadian tersebut, korban hilang dan belum ditemukan. Saat ini, petugas dari Kantor SAR Padang telah menuju lokasi kejadian untuk membantu pencarian terhadap anak remaja tersebut.

"Petugas yang dikerahkan ada sebanyak enam orang," kata Hendri.

(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved