Berita Populer Sumbar

POPULER SUMBAR: Sidang Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan Dimulai & PSU Pilkada Pasaman Siap Digelar

Pengadilan Negeri Pariaman akan gelar sidang pertama In Dragon tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari di Pa

Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/ReziAzwar
SIDANG IN DRAGON - Penampakan In Dragon mengenakan rompi oranye di Mapolda Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/1/2025) siang. Pengadilan Negeri Pariaman akan gelar sidang pertama In Dragon tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman pada Selasa (15/4/2025). 

TRIBUNPADANG.COM - Simak sejumlah kabar terbaru seputar Sumatera Barat yang dirangkum dalam populer Sumbar setelah tayang 24 jam terakhir di TribunPadang.com.

Ada berita tentang Pengadilan Negeri Pariaman akan gelar sidang pertama In Dragon tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Pariaman Wendry Firisa menggatakan, sidang akan digelar hari ini, Selasa (15/4/2025) sekira pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya, Pjs Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Edi Dharma Syafni, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman sudah siap melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Kesiapan tersebut disampaikan Edi Dharma usai menggelar pertemuan bersama seluruh unsur pemangku kepentingan di Kantor Bupati Pasaman, Senin (14/4/2025).

Baca berita selengkapnya berikut ini:

1. Sidang Perdana In Dragon Tersangka Kasus Gadis Penjual Gorengan Digelar Besok

Pengadilan Negeri Pariaman akan gelar sidang pertama In Dragon tersangka kasus pembunuhan dan pemerkosaan gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman beberapa waktu lalu.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Pariaman Wendry Firisa menggatakan, sidang akan digelar hari ini, Selasa (15/4/2025) sekira pukul 10.00 WIB.

"Semua berkas perkara sudah dilengkapi pihak kepolisian dan sudah kami limpahkan ke pengadilan," ujarnya, Senin (14/4/2025).

Berdasarkan kelengkapan berkas tersebut sidang pertama akan dilakukan besok, dengan langsung menghadirkan In Dragon ke persidangan, beserta pihak keluarga dari Nia Kurnia Sari.

Diberitakan sebelumnya, Berkas tahap satu pelaku pembunuhan dan pemerkosaan Nia Kurnia Sari, In Dragon sudah sampai di Kejaksaan Negeri Pariaman.

Kasi Pidum Kejari Pariaman Wendry Finisa, mengatakan, berkas tahap satu ini terkait kasus pencurian dari In Dragon bersama paman dan sepupunya yang baru diungkap Polres setempat.

"Berkas yang kami terima ini kasusnya berbeda, ini terkait pencurian," ujar Wendry.

Baca juga: Berkas Kasus Pembunuhan Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman Lengkap, In Dragon Segera Disidang

Ia menyebut berkas ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh pihaknya, sebelum ditetapkan lengkap atau perlu dilengkapi.

Ia menjelaskan untuk berkas kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang sebelumnya berstatus P19, sampai saat ini masih belum kembali ke pihaknya.

"Berkas kasus itu masih di penyidik kepolisian, setelah kami beri petunjuk pelangkapan," tuturnya.

Wendry menyebut untuk tersangka In Dragon saat ini pihaknya menangani sebanyak dua perkara.

2. Pjs Bupati Pastikan Pasaman Siap Gelar PSU, Anggaran Aman dan Partisipasi Ditarget Naik

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Pasaman, Sumatera Barat, Edi Dharma Syafni, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman sudah siap melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 April 2025 mendatang.

Kesiapan tersebut disampaikan Edi Dharma usai menggelar pertemuan bersama seluruh unsur pemangku kepentingan di Kantor Bupati Pasaman, Senin (14/4/2025).

“Pagi tadi, saya kumpulkan KPU, Bawaslu, Kejari, kepala OPD, ASN, camat, hingga seluruh wali nagari. Semua sudah melaporkan perkembangan terkini terkait PSU. Dengan ini saya pastikan, Pasaman siap melaksanakan PSU,” ujarnya Edi Dharma kepada TribunPadang.com.

Terkait kebutuhan anggaran, Edi Dharma menegaskan tidak ada kekurangan dana untuk pelaksanaan PSU.

“Sudah saya tanyakan langsung ke KPU dan Bawaslu. Mereka menyatakan anggaran cukup, jadi tidak ada persoalan soal dana,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh unsur di daerah akan dilibatkan dalam pelaksanaan PSU. 

Menurutnya, keterlibatan aktif berbagai pihak diharapkan dapat memastikan kelancaran serta meningkatkan partisipasi masyarakat.

Baca juga: POPULER SUMBAR: Edi Dharma Dilantik Jadi Pjs Bupati Pasaman dan Dua Pelaku Aborsi Janin Diamankan

“Kita tidak ingin PSU terulang lagi di Pasaman. Karena itu, seluruh elemen kita libatkan agar penyelenggaraan berjalan optimal,” tuturnya.

Edi Dharma optimistis, partisipasi pemilih pada PSU kali ini bisa melampaui angka pada Pilkada sebelumnya yang berada di kisaran 66,6 persen.

“Kita targetkan partisipasi pemilih meningkat. Sekarang juga sedang dilakukan langkah mitigasi agar angka tidak turun, justru harus naik,” katanya.

Pemkab Pasaman, lanjut Edi Dharma, juga akan mengantisipasi potensi politik praktis yang dilakukan oleh ASN maupun pihak-pihak lain yang terlibat dalam penyelenggaraan PSU.

Selain itu, ia menyatakan pihaknya juga fokus memastikan kesiapan infrastruktur penunjang, seperti listrik dan jaringan internet.

“Beberapa hari ke depan saya akan memantau langsung kesiapan tiap daerah, terutama pasokan listrik dan internet. Kita akan berkoordinasi dengan PLN dan Telkomsel agar tidak ada kendala teknis terkait ini,” jelasnya.

Pihaknya juga mewaspadai potensi konflik sosial di tengah masyarakat akibat perbedaan pilihan politik.

“Kita tidak ingin terjadi perpecahan. Karena itu, kita akan bekerja sama dengan unsur keamanan untuk mengantisipasi adanya oknum yang coba memprovokasi warga,” tutupnya.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved