Orang Hilang di Padang

Kronologi Remaja Hilang di Batang Kandis Padang, Bermula dari Mandi-Mandi

Kronologi hilangnya seorang anak remaja saat bermain di Sungai Batang Kandis, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi ..

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Fuadi Zikri
Doc
ANAK HANYUT: Petugas gabungan pada saat melakukan pencarian terhadap adanya seorang anak remaja hanyut di Sungai Batang Kandis, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (15/4/2025) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kronologi hilangnya seorang anak remaja saat bermain di Sungai Batang Kandis, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (15/4/2025).

Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Padang, korban diketahui bernama  Erlangga berusia 10 tahun yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), dan beralamat di Jalan Belakang Pasar Lubuk Buaya, Kota Padang, Sumbar.

Mahadi seorang warga mengatakan bahwa untuk korban belum ditemukan dan masih dalam pencarian.

"Korban sedang bermain air di pinggir aliran sungai, dimana bernama panggilan Angga berusia 10 tahun. Saat ini korban masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD)," kata Mahadi.

Kata dia, awalnya ada tiga orang anak remaja sedang mandi-mandi dan bermain di pinggir aliran sungai.

Baca juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Pesisir Selatan, Polisi: Memakai Baju Kaos Warna Hijau dan Kaos Kaki

"Jadi awalnya mereka bertiga, sedangkan korban sedang duduk dan bermain di bebatuan yang muncul di permukaan sungai," kata Mahadi.

Kejadian tersebut diketahui dari dua orang temannya meminta bantuan. Namun, pencarian telah dihentikan akibat tidak memungkinkan dilakukan pada malam hari.

Selain itu, cuaca di lokasi pencarian sedang turun hujan serta sedang pasang. Berdasarkan keterangan petugas gabungan, pencarian akan dilanjutkan pada pagi hari besok, yaitu Rabu.

"Namun, kami dari warga dan pemuda tetap melakukan pemantauan dengan lampu serta senter," ujar Mahadi.

Pihaknya akan tetap melakukan pemantauan bersama pemuda sekitar walaupun kondisi aliran sungai sedang tinggi akibat sedang pasang.

"Kami akan standby di lokasi ini hingga pada pagi hari ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved