Idulfitri 2025

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang Lebaran 29 Maret 2025, Puasa Genap 30 Hari

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, akan merayakan Idul Fitri 1446 H pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
TAREKAT NAQSABANDIYAH - Pengurus sekaligus Imam Surau Baru, Zahar, Jumat (21/3/2025). Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akan melaksanakan Lebaran Idul Fitri 2025 atau 1 Syawal 1446 H pada 29 Maret 2025 mendatang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang, Sumatera Barat, akan merayakan 1 Syawal 1446 H Idul Fitri 1446 H pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Penetapan ini berbeda dari jadwal pemerintah dan organisasi Islam lainnya.

Pengurus sekaligus Imam Surau Baru, Zahar, memastikan bahwa jemaah telah menunaikan puasa selama 30 hari hingga jatuhnya 1 Syawal 1446 H.

"Lebaran kita pada Sabtu, 29 Maret 2025," kata Zahar saat ditemui TribunPadang.com, Jumat (21/3/2025).

Zahar menjelaskan, dengan ditetapkannya Lebaran pada 29 Maret 2025, Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang sudah menjalani puasa selama 30 hari.

Baca juga: Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Lebaran, Pemko Padang Pantau Pasar Setiap Hari

"Puasa kita kali ini selama 30 hari," ungkapnya.

Sementara itu, pelaksanaan salat Idul Fitri akan dipusatkan di Surau Baru.

"Untuk lokasi salat Idul Fitri, kita akan melaksanakannya di Surau Baru," bebernya.

Lebih lanjut, Zahar mengungkapkan bahwa puasa kali ini memiliki makna yang sangat mendalam.

Menurutnya, selama 30 hari berpuasa, masyarakat menyempurnakan pelaksanaan ajaran Islam.

"Makna puasa kita selama 30 hari ini adalah untuk menyempurnakan Islam kita," tutupnya.

Diketahui Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Surau Baru telah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan 1446 Hijriah sejak 27 Februari 2025 lalu. 

Baca juga: Bahan Pokok Stabil H-10 Jelang Lebaran, Harga Beras Rp26 Ribu hingga Rp30 Ribu per Gantang

Dengan demikian, puasa tahun ini dimulai lebih awal dibandingkan dengan jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah dan organisasi Islam lainnya.

Surau Baru sendiri merupakan salah satu basis utama jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang. 

Surau ini didirikan oleh Syekh Muhammad Thaib pada tahun 1910 dan menjadi surau tertua yang dimiliki oleh jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Kota Padang.

Letak Surau Baru berada di Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Penentuan awal puasa dan Lebaran dilakukan setelah tokoh ulama Naqsabandiyah berkumpul dan mengadakan musyawarah.

Keputusan ini diambil melalui metode hisab, rukyah, dalil, ijma, dan qiyas, dan melalui proses tersebut disepakati awal puasa dan Lebaran.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved