Ramadan 2025

Puasa Seharian tapi Berat Badan Naik, Solusinya Pilih Menu Berbuka, dan Perbaiki Sahurmu

BERPUASA sepanjang hari idealnya dapat membantu menurunkan atau setidaknya mempertahankan berat badan. Namun, banyak orang justru mengalami kenaikan b

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
Magang FIB UNAND/Aisa Elvira
ANEKA MAKANAN MANIS: Aneka makanan manis seperti kue-kue lezat, kolak,dan es buah yang tersaji di meja berbuka puasa yang siap disantap setelah seharian menahan lapar dan haus bisa menjadi penyebab berat badan naik selama bulan Ramadan. 

BERPUASA sepanjang hari idealnya dapat membantu menurunkan atau setidaknya mempertahankan berat badan. Namun, banyak orang justru mengalami kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

Salah satu penyebab utamanya adalah kebiasaan berbuka dengan makanan berkalori tinggi, seperti gorengan, hidangan bersantan, serta minuman manis yang dikonsumsi secara berlebihan.

Tanpa disadari, jumlah kalori yang masuk melebihi kebutuhan tubuh, sehingga berujung pada penimbunan lemak dan peningkatan berat badan.

Selain itu, pola makan yang kurang seimbang juga berkontribusi terhadap naiknya berat badan selama puasa.

Mengonsumsi makanan berat secara langsung tanpa diawali dengan makanan ringan bernutrisi dapat memberikan beban berlebih pada sistem pencernaan.

Kebiasaan menyantap makanan dalam jumlah besar dalam waktu singkat juga membuat tubuh kesulitan dalam mencernanya dengan baik.

Ditambah dengan minimnya aktivitas fisik setelah berbuka seperti terlalu lama duduk atau langsung tidur metabolisme tubuh menjadi lebih lambat, sehingga kalori yang dikonsumsi tidak terbakar secara optimal. Berikut penyebab dan solusinya lebih lanjut:

1. Makan Berlebihan Saat Berbuka

Setelah seharian berpuasa, godaan untuk langsung menyantap berbagai hidangan dalam jumlah banyak memang besar. Tak jarang, gorengan, makanan manis, serta nasi dalam porsi besar langsung disantap sekaligus.

Tanpa disadari, asupan kalori yang berlebihan ini berpotensi menumpuk menjadi lemak.

 Solusi:

1. Awali berbuka dengan air putih dan buah segar atau kurma.

2. Hindari makan dalam jumlah besar sekaligus, beri jeda sebelum menyantap makanan utama.

3. Konsumsi makanan bergizi seimbang yang mengandung protein, serat, dan karbohidrat kompleks.

2. Sahur dengan Makanan yang Tidak Mengenyangkan

    Jika menu sahurmu hanya terdiri dari mie instan, nasi putih, atau roti tawar, jangan heran jika rasa lapar datang lebih cepat. Jenis makanan ini bisa membuat gula darah naik drastis dan turun dengan cepat, sehingga tubuh terasa lemas sebelum waktu berbuka.

Solusi:

1. Pilih makanan dengan karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau kentang.

2. Tambahkan sumber protein seperti telur, ayam, atau ikan, serta lemak sehat seperti kacang-kacangan atau alpukat.

3. Batasi konsumsi minuman manis saat sahur agar energi lebih stabil sepanjang hari.

4. Terlalu Banyak Mengonsumsi Minuman Manis

Es teh manis, kolak, sirup, atau soda sering kali menjadi minuman favorit saat berbuka. Namun, minuman tinggi gula ini bisa menyebabkan lonjakan insulin, yang akhirnya berkontribusi pada penumpukan lemak dalam tubuh.

Solusi:

1. Gantilah minuman manis dengan air putih, infused water, atau jus buah tanpa tambahan gula.

2. Jika tetap ingin mengonsumsi minuman manis, batasi hanya satu gelas kecil per hari.

3. Kurang Aktivitas Fisik

Banyak orang mengurangi gerak saat puasa karena takut cepat lelah. Padahal, jika tubuh kurang aktif, kalori yang dikonsumsi akan lebih banyak tersimpan sebagai lemak, sehingga berat badan pun meningkat.

Solusi:

1. Tetap bergerak dengan aktivitas ringan seperti jalan santai atau stretching setelah berbuka.

2. Jika memungkinkan, lakukan olahraga ringan sebelum sahur atau menjelang berbuka.

3. Pola Tidur yang Tidak Teratur

Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar, sehingga kamu lebih mudah merasa lapar dan mengonsumsi makanan lebih banyak dari biasanya.

 Solusi:

1. Pastikan tidur cukup, sekitar 6-8 jam per hari.

2. Hindari konsumsi kafein menjelang waktu tidur agar kualitas istirahat tetap baik.

Puasa bukan alasan untuk berat badan naik, justru bisa menjadi kesempatan emas untuk memperbaiki pola makan dan gaya hidup. Kuncinya adalah mengatur asupan makanan dengan bijak agar tidak berlebihan saat berbuka dan sahur.

Mulai sekarang, yuk perhatikan pilihan makananmu! Batasi konsumsi makanan manis dan berminyak, tetap aktif bergerak, serta jaga kualitas tidur agar tubuh tetap sehat dan bugar selama Ramadan.

(Aisa Elvira, Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Unand, yang magang di TribunPadang.com)

 

 

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved