Kota Pariaman

100 Hari Kerja Yota Balad-Mulyadi, Pemko Pariaman Fokus Pendidikan, UMKM, dan Kesehatan

Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan fokus program 100 hari kerja pada bidang pendidikan, UMKM, dan kesehatan.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Panji Rahmat
100 HARI KERJA - Wako Pariaman Yota Balad saat diwawancara terkait program 100 hari kerjanya di Balaikota Pariaman, Senin (3/3/2025). Hal pertama yang akan ia realisasikan di 100 hari pertama adalah membagikan pakaian gratis pada siswa sekolah dasar. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN – Wali Kota Pariaman Yota Balad menegaskan fokus program 100 hari kerja pada bidang pendidikan, UMKM, dan kesehatan.

Sejumlah program langsung dijalankan, termasuk pembagian pakaian gratis untuk siswa sekolah dasar.

Wali Kota Pariaman, Yota Balad mengatakan, hal pertama yang akan ia realisasikan di 100 hari pertama adalah membagikan pakaian gratis pada siswa sekolah dasar.

"Anggarannya sudah kami sediakan sebelumnya, jadi untuk baju gratis ini memang tinggal perealisasian saja," ujarnya, Senin (3/3/2025).

Setelah pakaian gratis, pihaknya dalam pekan ini juga akan melakukan pemberian BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan gratis untuk pelaku agama di Kota Pariaman.

Baca juga: Usai Rapat di DPRD Sumbar, Wagub Sumbar Vasco Langsung ke Lima Puluh Kota untuk Safari Ramadan

 Program ini menurutnya akan direalisasikan dengan berkolaborasi dengan BPJS, dalam pekan ini program tersebut akan dikomunikasikan dengan pihak terkait, sekaligus melakukan inventaris penerima manfaat.

Di bidang pendidikan, pihaknya juga akan memberikan bimbingan belajar gratis pada siswa dari keluarga miskin untuk bisa melakukan seleksi di sekolah kedinasan.

"Untuk bimbel ini, kami akan memanfaatkan guru yang ada. Tujuannya memang untuk mewujudkan mimpi para siswa bisa melanjutkan kuliah di sekolah tinggi," ujarnya.

Terakhir pihaknya akan menjalankan program satu keluarga, satu industri rumah tangga untuk keluarga miskin dengan berkolaborasi dengan Baznas.

Kendati memiliki sejumlah program dalam 100 hari kerja ini, Yota menilai keterbatasan anggaran tidak akan menjadi penghalang pihaknya.

Efiensi yang terjadi pada saat ini menurutnya harus membuat OPD untuk bisa berinivasi dan mengembangkan kreatifitas dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved