Semen Padang FC

Unggul Lawan 10 Pemain, Semen Padang FC Gagal Menang Lawan PSBS Biak, Pelatih Bingung

Semen Padang FC gagal meraih kemenangan saat melawan PSBS Biak di Stadion GOR H. Agus Salim, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar),

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rezi Azwar
KOMPETISI LIGA 1: Pelatih Kepala Semen Padang FC Edurado Almeida, bersama dengan pemainnya Frendy Saputra di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (1/3/2025). Eduardo Almeida tidak senang dengan hasil imbang yang didapatkan oleh timnya saat menghadapi PSBS Biak. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Semen Padang FC gagal meraih kemenangan saat melawan PSBS Biak di Stadion GOR H. Agus Salim, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Padang, Sabtu (1/3/2025).

Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida, bingung dengan performa timnya di babak kedua. Semen Padang FC awalnya unggul pada babak pertama lewat gol yang diciptakan oleh Cornelius Stewart pada menit ke 22.

Tim berjulukan Kabau Sirah juga diuntungkan dengan adanya pemain PSBS Biak yang diganjar kartu merah pada waktu tambahan babak pertama.

Akan tetapi, pada babak kedua tim Semen Padang FC kehilangan bola dan malah banyak bertahan. Sedangkan, tim PSBS Biak yang bermain 10 orang terus menyerang hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Pelatih Kepala Semen Padang FC, Eduardo Almeida, menyebutkan sudah melakukan analisa terkait gaya bermain dari tim PSBS Biak. Tim tersebut dikenal dengan tim yang sangat gigih dan suka bermain menyerang.

Baca juga: Sisa 9 Laga Semen Padang FC: Hadapi Dewa United, Persija, dan Jamu Persib di Kandang

Oleh karena itu, Eduardo Almeida telah melakukan persiapan sebelum pertandingan dimulai. Hasilnya, timnya berhasil mencari celah dimana kekurangannya, dan menciptakan satu gol pada babak pertama.

Semen Padang FC juga diuntungkan dengan  kartu merah yang diberikan kepada pemain PSBS Biak bernama Fabiano akibat melakukan pelanggaran keras kepada Cornelius Stewart pada waktu tambahan babak pertama.

Kata dia, babak pertama berakhir dengan berhasil unggul dengan skor 1-0, dan pemain lawan bermain dengan 10 pemain. Memasuki babak kedua, sudah diberikan instruksi kepada pemain agar tidak membiarkan tim lawan memegang bola atau menguasai jalannya pertandingan.

Namun, malah menjadi bencana, tim Semen Padang FC yang bermain di depan para pendukungnya tidak pernah dapat bola dan bermain tanpa bola pada babak kedua.

"Saya sudah berbicara kepada pemain, bahwa mereka akan bermain menyerang sama seperti pada babak pertama dan tidak akan pernah berubah walaupun kekurangan pemain. Hasil imbang sangat layak didapatkan oleh PSBS Biak walaupun kekurangan pemain," ujar Eduardo Almeida.

Baca juga: Semen Padang FC Gagal Kalahkan 10 Pemain PSBS Biak, Eduardo Almeida Akan Evaluasi Tim

Eduardo Almeida menyebutkan tidak meminta pemainnya untuk bertahan di babak kedua dan membuatnya sangat tidak merasa senang walaupun dapat meraih satu poin. Untuk apa yang terjadi dengan pemainnya di babak kedua, karena dirinya tidak meminta pemain agar turun ke daerah pertahanan.

Dirinya akan menemui pemain terkait apa yang sebenarnya terjadi sehingga memilih bertahan dan tidak menyerang. Seusai dari lokasi pertandingan, Eduardo Almeida juga akan mencoba memahami apa yang terjadi dengan timnya dalam menghadapi 10 pemain lawan.

Kemudian, absennya Alhassan Wakaso dan Filipe Chaby juga bukan penyebab timnya bermain buruk. Hal itu dibuktikan pada babak pertama berhasil unggul dari PSBS Biak. Namun, ketika bermain melawan 10 pemain pada babak kedua, timnya kehilangan bola.

Selanjutnya, Eduardo Almeida akan melihat kembali jalannya pertandingan dan menemui pemain setelah imbang menghadapi PSBS Biak. Untuk kondisi tim Semen Padang FC saat ini, sangat dibutuhkan pemain yang berpengalaman untuk menghadapi sebuah tekanan.

Baca juga: Chord Kunci Gitar Untuk Perempuanku di Cermin Mitty Zasia dan Fanny Soegi

"Kita butuh seorang warrior, kita butuh seorang laki-laki untuk menghadapi pertandingan ini. Akan tetapi bisa dilihat, kita tidak punya pemain tersebut pada situasi ini. Bisa dilihat di bangku cadangan kita, ada pemain EPA yang belum memiliki pengalaman di Liga, itulah kenyataannya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved