Liga 1

Pelatih PSBS Biak Akui Kartu Merah Fabiano Sudah Tepat, Puji Semangat Pemain Lawan Semen Padang FC

PSBS Biak harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang FC di Stadion GOR H Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rezi Azwar
KOMPETISI LIGA 1: Pelatih PSBS Biak Marcos Guillermo Samso, bersama dengan perwakilan pemainnya Muhammad Tahir, di Stadion GOR H Agus Salim Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (1/3/2025) malam. Pertemuan antara Semen Padang FC dan PSBS Biak berakhir dengan imbang 1-1, hal itu membuat Marcos Guillermo Samso kurang puas. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – PSBS Biak harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang FC di Stadion GOR H Agus Salim, Kota Padang, Sumatera Barat Sabtu (1/3/2025).

Semen Padang FC dengan PSBS Biak dipertemukan pada Sabtu (1/3/2025) pukul 21.00 WIB. Meski sempat bermain dengan 10 orang, PSBS Biak berhasil menyamakan kedudukan dan mengamankan satu poin dari laga tandang ini.

Pelatih PSBS Biak, Marcos Guillermo Samso, mengakui keputusan wasit memberikan kartu merah kepada Fabiano akibat pelanggaran terhadap Cornelius Stewart sudah tepat. Ia tidak memprotes keputusan tersebut dan menilai wasit menjalankan tugasnya dengan baik.

"Menurut saya wasit normal. Pemain dari Papua punya hati yang besar, mereka tidak pernah menyerah. Itulah identitas yang dimiliki pemain Papua, senang buat saya memimpin pemain seperti ini. Karena tidak mau kalah, selalu berlari untuk mendapatkan kemenangan," ujarnya.

PSBS Biak awalnya tertinggal oleh tim Semen Padang FC pada babak pertama, setelah pemain Semen Padang FC bernama Cornelius Stewart mencetak gol pada menit ke 22.

Baca juga: Semen Padang FC Gagal Kalahkan 10 Pemain PSBS Biak, Eduardo Almeida Akan Evaluasi Tim

Walaupun bermain dengan 10 orang, akibat Fabiano mendapatkan kartu merah dari wasit. PSBS Biak dapat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol dari pemain yang masuk pada babak kedua bernama William Lugo pada menit ke 80.

Saat berhadapan dengan Semen Padang FC, PSBS Biak terus bermain menyerang dan mendapatkan beberapa peluang emas. Namun, peluang tersebut gagal untuk dijadikan sebuah gol dan pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Pelatih PSBS Biak, Marcos Guillermo Samso, mengaku tidak puas dengan hasil yang didapatkan oleh timnya saat menghadapi Semen Padang FC. Baginya, timnya seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari Kota Padang.

"Saya belum puas dengan hasil ini. PSBS Biak sudah bekerja keras untuk mendapatkan tiga poin dari awal pertandingan hingga akhir. Akan tetapi kita kembali pulang dengan rasa sedih, karena seharusnya membawa pulang tiga poin," kata Marcos Guillermo Samso.

Baca juga: Dendeng Daun Singkong, Jajanan Unik di Pasar Pabukoan Nagari Alahan Panjang yang Mirip Dendeng Paru

Ia sangat senang dengan pemain yang ada di timnya saat ini, dimana merupakan tim yang bagus. Akan tetapi pertandingan cukup sulit, sehingga dibutuhkan strategi untuk bisa memenangkan pertandingan.

Walaupun belum puas hanya mendapatkan satu poin, Marcos Guillermo Samso tetap merasa bersyukur karena tidak kalah dalam pertandingan menghadapi Semen Padang FC.

Marcos Guillermo Samso menilai tidak ada perbedaan absennya dua pemain inti dari tim Semen Padang FC, yaitu Alhassan Wakaso dan Filipe Chaby.

Sedangkan, perwakilan pemain PSBS Biak, Muhammad Tahir, mengatakan bahwa rekan dan timnya sudah bekerja sangat keras sejak babak pertama hingga berakhirnya pertandingan.

"Kami mau mendapatkan tiga poin, akan tetapi tetap bersyukur dapat membawa pulang satu poin dari Kota Padang. Untuk selanjutnya kami akan bekerja keras lagi semaksimal mungkin," kata Muhammad Tahir.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved