Indonesia Masters 2025

Indonesia Masters 2025: Jojo Pasang Target Juarai, Meski Dikepung 3 Jagoan Wakil China

PEBULU TANGKIS Jonatan Christie pasang target untuk menjuarai Indonesia Masters 2025 berlangsung di tengah dominasi tunggal putra China di perempat fi

Editor: Emil Mahmud
FERI SETIAWAN/WARTA KOTA
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengepalkan tangan setelah memenangi poin atas Rasmus Gemke (Denmark) yang menjadi lawannya pada babak kesatu turnamen Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta. 

Jonatan dan Nishimoto saling mengalahkan dalam sejarah rivalitas mereka sejak pertama kali bersua di Japan Open 2015.

Setelah tidak ditakdirkan untuk bertemu pada tahun lalu, Jojo dan Nishimoto akan diadu untuk ke-18 kali di turnamen resmi di Istora, Jumat (23/1/2025) hari ini.

Datang dengan bekal 9 kemenangan atas Nishimoto, Jonatan tentu siap. Tekad sudah terpupuk saat dia menjadi satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa.

"Menjadi satu-satu wakilnya dari sektor tunggal putra pastinya membuat saya berusaha untuk mati-matian," ucap Jonatan kepada BolaSport.com dan awak media lainnya.

Jonatan pernah memenangi Indonesia Masters pada 2023.

Tunggal putra peringkat 6 dunia itu juga tidak mudah dikalahkan Jonatan.

Meski sudah 6 kali melakukannya, Jonatan paling cepat butuh 52 menit untuk mengalahkan Li Shi Feng menurut data Federasi Dunia Bulu Tangkis (BWF).

Amuinisi China berikutnya adalah Weng Hong Yang.

Pemain berjuluk Little Dan alias Lin Dan Cilik itu pernah menjadi lawan yang berbahaya bagi wakil Indonesia pada awal kemunculannya.

Bagaimana tidak? Dia menjadi korban kejutan pertama Weng di BWF World Tour saat dikalahkan di final Korea Open 2022. Saat itu Weng bahkan berada di luar rank 100 besar dunia.

Kemenangan atas Jonatan di babak empat besar China Open 2024 dengan skor 21-17, 21-18 juga membuat Weng menjadi anomali.

Di antara tiga tunggal putra teratas Negeri Tirai Bambu saat ini, cuma Weng yang mengungguli Jonatan dalam head-to-head dengan 3 kemenangan dan 2 kekalahan.

Kabar baiknya, Weng lebih dikenal karena penampilan yang sulit ditebak alias inkonsisten. Selain itu Weng juga harus melewati adangan rekan senegara, Shi Yu Qi, di 8 besar.

Jonatan sendiri juga akan menghadapi laga tidak mudah.

Di perempat final juara All England Open itu akan ditantang salah satu musuh tersulitnya yaitu Kenta Nishimoto (Jepang).

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved