Indonesia Masters 2025

Indonesia Masters 2025: Isyana/Rinjani Kandas Atas Ganda Putri Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Hyu Suan

GANDA Putri tuan rumah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, atau Isyana/Rijani harus mengakui keperkasaan atas lawannya Pasangan Taiwan

Editor: Emil Mahmud
PBSI
Pasangan ganda putri Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, pada babak perempat final Kejuaraan Dunia Junior 2024 di Nanchang International Sports Center Gymnasium, Jumat (11/10/2024). 

GANDA Putri tuan rumah Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, atau Isyana/Rijani harus mengakui keperkasaan atas lawannya Pasangan Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Hyu Suan.

Diduga penyebab kekalahan lantaran ganda putri Indonesia, sempat melakukan servis eror, yang membuat lawan mencapai interval dengan keunggulan lima poin.

Isyana/Rinjani akhirnya harus rela belum berhasil menembus babak utama pada Indonesia Masters 2025 di Jakarta.

Alhasil, ganda putri muda, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine, tumbang saat membuka perjuangan wakil-wakil Merah Putih di Indonesia Masters 2025.

Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine kandas dua gim langsung saat menghadapi wakil Taiwan, Hsu Ya Ching/Sung Hyu Suan, di babak kualifikasi Indonesia Masters 2025.

Pahlawan Indonesia di final Suhandinata Cup 2024 itu kalah dengan skor 22-24, 11-21 dalam 39 menit pada laga yang digelar di Istora, Jakarta, Selasa (21/1/2025)

Langsung Tertinggal

Ganda putri tuan rumah langsung tertinggal setelah lawan mencetak empat angka beruntun untuk memimpin 4-0.

Isyana/Rinjani baru kali ini bertanding di level Super 500. Maklum, peringkat duet pemain berusia 18 tahun itu masih berada di peringkat 118 dunia.

Tanda-tanda kebangkitan akhirnya ditunjukkan Isyana/Rinjani dengan dua poin balasan untuk mengubah skor menjadi 2-4.

Respons cepat untuk menyamakan kedudukan ditunjukkan pemenang medali perunggu Kejuaraan Dunia Junior 2024 itu setelah satu smes keras membuat skor seimbang 5-5.

Isyana/Rinjani kemudian mendapatkan momentum usai balik memimpin dua angka pada skor 9-7 hingga 10-8.

Namun, kesalahan beruntun karena dorongan bola yang terlalu memanjang membantu lawan untuk memimpin lagi pada interval gim pertama.

elepas jeda, Isyana/Rijani justru harus tertinggal sampai empat angka pada skor 12-16 karena banyak melakukan kesalahan sendiri.

Meski begitu, pasangan Indonesia terus memberikan tekanan hingga akhirnya menyamakan skor pada 18-18.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved