Internasional

Seusai Raja Charles III, Prabowo Temui PM Inggris Bahas Kerja sama Ekonomi, Pertahanan hingga Iklim

Seusai bertemu dengan Raja Charles III di Buckingham Palace, Prabowo melanjutkan berkunjung ke kediaman Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer d

Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/TIM KOMUNIKASI KEPRESIDENAN
Presiden Prabowo melanjutkan berkunjung ke kediaman Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Kamis (21/11/2024) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.  

TRIBUNPADANG.COM — Seusai bertemu dengan Raja Charles III di Buckingham Palace, Presiden Prabowo melanjutkan berkunjung ke kediaman Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Kamis (21/11/2024) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. 

Prabowo tiba di Downing Street pada pukul 11:36 waktu setempat. Prabowo tiba mengenakan jubah berwarna abu-abu dan berpeci hitam.

Rilis dari Tim Komunikasi Kepresidenan yang diterima redaksi, Jumat WIB menyebutkan Presiden Prabowo Subianto sempat menyapa rekan-rekan media dan menunjukkan salam hormatnya. 

Di awal pertemuan dengan PM Inggris, Prabowo disambut dengan hangat dan Keir menyebut pertemuan dengan Prabowo ini merupakan pertemuan yang istimewa.

“Selamat datang. Sungguh luar biasa bisa menyambut Anda di sini. Memang benar kita bertemu awal minggu ini. Tapi kedatangan Anda di sini di downing street adalah sebuah keistimewaan,” tutur Keir ke Prabowo.

Adapun dalam pertemuan ini keduanya membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan Inggris yang telah terjalin dalam berbagai sektor dan isu-isu strategis global.

“Kita bisa membicarakan apa saja. Sangat-sangat baik,” ujar Keir.

Baca juga: Hasan Nasbi Lantik Deputi, Staf Khusus, Jubir, dan Tenaga Profesional Kantor Komunikasi Kepresidenan

Buckingham England
Presiden Prabowo melanjutkan berkunjung ke kediaman Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Kamis (21/11/2024) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. 

Baca juga: Prabowo Ngaku Rindu Pulang ke Tanah Air Indonesia, Setelah Gunakan Waktunya Dinas di Luar Negeri

Adapun Prabowo mengungkapkan kesannya bertemu dan berbincang bersama Keir.

“Terima kasih, Pak Perdana Menteri. Suatu kehormatan bagi saya. Akhirnya, saya melihat bagian dalam Downing Street,” ujar Prabowo.

Nampak mendampingi Prabowo dalam pertemuan bersama dengan ini di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer di 10 Downing Street, London, Kamis (21/11). Pertemuan ini dilakukan usai Prabowo bertemu dengan Raja Charles III di Istana Buckingham.

Bersama Keir, Prabowo membahas penguatan kerjasama strategis antara Indonesia dan Inggris. Pertemuan ini juga menandai 75 tahun hubungan bilateral antara kedua negara. Beberapa bidang kerjasama yang dibahas adalah ekonomi, pertahanan, dan iklim.

“Kami telah sepakat untuk mengupayakan Kemitraan Strategis baru yang lebih mendalam antara Inggris dan Indonesia yang akan kami luncurkan pada tahun 2025."

"Kemitraan ini akan memberikan masa depan yang lebih sejahtera, aman, dan berkelanjutan bagi rakyat kedua negara,” ujar kedua pemimpin dalam pernyataan bersama yang diunggah pemerintah Inggris di situs resmi.

Kemitraan ini disebut akan menyediakan kerangka kerja yang melibatkan kalangan bisnis, akademisi, dan lembaga penelitian, organisasi budaya, dan masyarakat yang lebih luas.

Kedua negara juga berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan bertukar pikiran tentang ketidakpastian dalam politik global saat ini di mana mereka sepakat untuk bekerja sama lebih erat lagi dalam mengatasi tantangan global. 

Prabowo dan Keir menyoroti potensi untuk bermitra dalam memajukan transisi energi dan industri strategis berkelanjutan serta kerjasama industri pertahanan.

“Menyadari besarnya tantangan ekonomi global saat ini, kami sepakat untuk mengupayakan segala cara guna meningkatkan perdagangan antara kedua negara, dengan menyingkirkan hambatan untuk menghasilkan pertumbuhan dan lapangan kerja di kedua negara,” jelas mereka.

Prabowo dan Keir pun membahas tentang transisi energi, di mana keduanya menghendaki transisi yang adil dan merata, memangkas emisi karbon, dan melindungi lingkungan alam, serta memastikan pembangunan ekonomi. 

“Indonesia menyambut baik dukungan Inggris terhadap transisi hijau. Kami berharap dapat memperdalam kerja sama kami dalam infrastruktur berkelanjutan, dengan membangun rekam jejak kami dalam memanfaatkan infrastruktur hijau untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” demikian pernyataan itu.(rel)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved