Gempa Megathrust di Sumbar

750 Personel Siap Hadapi Megathrust Sumbar, Simulasi Gempa Guncang Padang

Gempa megathrust berpotensi tsunami melanda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dengan kekuatan 8,9 magnitudo, Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 09.30 WIB

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Simulasi latihan gabungan kesiapsiagaan dalam menghadapi megathrust di Sumbar, Kamis (31/10/2024) di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gempa megathrust berpotensi tsunami melanda Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dengan kekuatan 8,9 magnitudo, Kamis (31/10/2024) sekitar pukul 09.30 WIB. 

Kejadian ini menyebabkan kerusakan parah, termasuk bangunan runtuh, kapal tenggelam, dan kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah di Sumbar.

Tim paramotor Lanud Sutan Syahrial yang diturunkan melakukan pemantauan di lokasi-lokasi terdampak.

Tim mendapatkan sinyal berupa asap merah tampak di gedung Balai Kota Padang.

Kemudian menginformasi sehingga tim SAR gabungan diturunkan menggunakan mobil dan peralatan yang sudah memadai.

Baca juga: Progres Rehab Jembatan Gantung Lubuk Karak Capai 60 Persen, Segera Dapat Diakses Warga

Sejumlah korban kemudian dievakuasi ke posko dan mendapatkan perawatan oleh tenaga medis, termasuk anak-anak, ibu hamil dan lansia.

Selain itu, SAR gabungan juga mendapatkan informasi mobil terbakar.

Kemudian Damkar memadamkan api dalam mobil dan tim SAR melakukan evakuasi korban. 

Situasi penyelamatan berlangsung dramatis, karena  satu korban terjepit dalam mobil sehingga dilakukan pemasangan peralatan agar korban dapat selamat.

Kejadian tersebut merupakan simulasi latihan gabungan kesiapsiagaan dalam menghadapi megathrust di Sumbar di Lapangan Apeksi, Balai Kota Padang.

Baca juga: 2 Gempa Guncang Sumatera Barat pada 28 Oktober 2024, Tidak Berpotensi Tsunami

Latihan gabungan melibatkan SAR Padang, SAR Pekanbaru, SAR Jambi, SAR Bengkulu, SAR Lampu, dan SAR Mentawai.

Disamping itu, melihatkan TNI Polri, tenaga kesehatan dari rumah sakit, OPD Pemko Padang, PMI, BPBD dan instansi lainnya. 

Simulasi gabungan kesiapsiagaan dalam menghadapi megathrust di Sumatera Barat (Sumbar) ini juga ditinjau langsung oleh Marsekal Madya TNI Kusworo dilantik, Kepala Basarnas. 

Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik mengungkapkan latihan gabungan ini diikuti lebih kurang 750 personel. 

Latihan gabungan di Kota Padang ini menjadi latihan gabungan terbesar di Sumatera.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Banda Aceh, BMKG Catat Pusat Getaran di Laut Kedalaman 10 Km

Dijelaskan Abdul Malik bahwa terhadap 6 titik lokasi dan skenario kebencanaan yang dilaksanakan pada latihan gabungan ini. 

“Ada skenario gempa, tsunami, kecelakaan, kebakaran, evakuasi mandiri, penyelamatan dari gedung, perairan dan beberapa kemungkinan skenario lainnya," kata Abdul Malik. (*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved