Penemuan Mayat di Agam

Mayat IRT yang Ditemukan Terikat di Sungai Puar Agam Sumbar Diduga Korban Pembunuhan

Mayat Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ditemukan dalam kondisi terikat di sebuah rumah di Agam, Sumbar pada Jumat (25/10/2024), diduga korban pembunuhan ..

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fuadi Zikri
Polsek Banuhampu Sungai Puar
Polisi saat mengecek penemuan mayat seorang IRT di Jorong Baruah Mudiak, Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (25/10/2024) sekira pukul 16.50 WIB. 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Mayat Ibu Rumah Tangga (IRT) yang ditemukan dalam kondisi terikat di sebuah rumah di Agam, Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (25/10/2024), diduga korban pembunuhan.

Kapolsek Banuhampu Sungai Puar, AKP Saherman mengatakan, saat ini pihaknya menyelidiki kasus ini.

"Terkait penemuan mayat tersebut baru dugaan bahwa korban dibunuh," ujarnya, Senin (28/10/2024).

"Kemarin (Minggu, 27/10/2024) kita sudah melakukan olah TKP dan saat ini kita sedang melakukan proses penyelidikan," tuturnya.

Adapun kasus ini persisnya terjadi di Jorong Baruah Mudiak, Nagari Sariak, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam.

Korban diketahui berinisial H (59). Ia pertama kali ditemukan oleh tetangganya.

"Tetangga korban melihat kucing milik korban lepas ke jalan. Kemudian tetangga korban berupaya untuk menangkap kucing tersebut agar dikembalikan ke rumah korban," kata Saherman.

Baca juga: Geger Mayat Perempuan Ditemukan Terikat di Sungai Pua, Agam Sumbar: Polisi Selidiki Kasusnya

"Ketika sampai di teras rumah korban, saksi melihat pintu dalam keadaan terbuka dan isi rumah sudah berantakan," sambungnya.

Saherman mengatakan, kemudian saksi memberitahukan hal tersebut kepada Wali Jorong dan dilanjutkan laporan ke Wali Nagari.

Mereka bersama-sama melihat kondisi rumah dalam kondisi berantakan dan melihat korban terbaring di lantai di samping kasur di dalam kamar.

Selanjutnya, saat di cek ke lokasi oleh polisi, korban ditemukan dalam kondisi leher terikat menggunakan selendang dan tangan terikat dengan lakban warna hitam.

Selain itu, kaki korban juga terikat dengan celana training warna abu-abu dan hidung mengeluarkan darah serta wajah dan dada korban mengalami lebam.

"Setalah dilakukan identifikasi terhadap korban dan olah TKP selanjutnya korban dibawa ke RS Ahmad Mochtar Bukittinggi untuk dilakukan visum et revertum," ujarnya. 

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved