Banjir Bandang di Agam

Pendangkalan Sungai di Bukik Batabuah Agam, Warga Was-Was Banjir Bandang Terulang

Masyarakat Bukik Batabuah di Kabupaten Agam dilanda kekhawatiran akibat kondisi sungai yang mengalami pendangkalan pasca banjir bandang beberapa bulan

Tayang:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Kondisi aliran sungai bekas banjir bandang di kawasan Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam yang mengalami pendangkalan, Selasa (1/10/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM – Masyarakat Bukik Batabuah di Kabupaten Agam dilanda kekhawatiran akibat kondisi sungai yang mengalami pendangkalan pasca banjir bandang beberapa bulan lalu.

Warga merasa was-was jika hujan lebat turun, bencana banjir bandang serupa bisa terulang.

Dedi Edward, perwakilan pemuda dari Jorong Kubang Duo, menyampaikan bahwa pendangkalan sungai menjadi masalah utama yang mendesak untuk ditangani pemerintah

"Jika dilihat saat ini yang paling penting dan perlu ditindaklanjuti yaitu aliran sungai bekas banjir bandang kembali mengalami pendangkalan. Jika hujan lebat, kami masyarakat pastinya merasa was-was dan takut jika banjir terjadi kembali," katanya, Selasa (1/10/2024).

"Tentunya ini harapan kami kepada pemerintah terkait agar membantu kembali menormalisasi aliran sungai," sambungnya.

Baca juga: VIDEO Suriah hingga China Dukung Penuh Lebanon Seusai Diserang Israel, Zionis Banjir Kecaman Dunia

Selain itu, kata Dedi, masyarakat juga berharap agar bantuan pertanian juga segera direalisasikan oleh pemerintah.

"Banyak masyarakat yang mata pencahariannya bertani disini, lahan mereka banyak yang terdampak, menggarap ulang sendiri pun masyarakat tak mampu karena keterbatasan alat," katanya.

"Masyarakat banyaj yang berharap agar bantuan pertanian ini bisa segera direalisasikan, karena banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di lahan-lahan pertanian mereka," sambungnya.

Sementara itu, pantauan TribunPadang.com dilapangan, aliran sungai tampak dangkal dan dipenuhi oleh rumput-rumput tinggi dan batu-batu besar.

Kemudian, lahan pertanian warga juga tampak dipenuhi rumput-rumput tinggi yang tertutupi oleh material pasir dari bekas banjir lahar dingin beberapa bulan yang lalu.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved