Orang Tertimbun Longsor di Solok

Polres Solok Bakal Minta Keterangan Korban Selamat Longsor Tambang Emas Usai Dirawat

Seusai kejadian adanya tambang emas diduga ilegal memakan korban jiwa akibat longsor, kepolisian akan fokus kepada  kegiatan kemanusiaan, Senin ...

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Fuadi Zikri
Foto: Rezi Azwar/tribunpadang.com
Kapolres Solok, AKBP Muari, saat berada di kantornya, Senin (30/9/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK - Seusai kejadian adanya tambang emas diduga ilegal memakan korban jiwa akibat longsor, kepolisian akan fokus kepada kegiatan kemanusiaan, Senin (30/9/2024).

Awalnya dilaporkan adanya 25 orang tertimbun longsoran di area tambang emas diduga ilegal di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/9/2024) pukul 17.00 WIB. Akibat kejadian ini membuat sebanyak 13 orang meninggal dunia, dan 12 orang dievakuasi dengan selamat.

Baca juga: Detik-Detik Mencekam Korban Selamat Longsor Tambang Emas Solok: Hanya Sekejap, Langsung Tertimbun

Operasi evakuasi korban ini berlangsung hingga Minggu (29/9/2024). Setelah itu, tim SAR Gabungan menyatakan operasi untuk ditutup setelah korban terakhir berhasil dievakuasi.

"Untuk sementara ini kami fokus kepada kegiatan kemanusiaan, karena bagaimanapun juga mereka sedang berduka," kata Kapolres Solok, AKBP Muari.

Dirinya memberikan kesempatan kepada keluarga untuk pemakaman korban, dan yang sedang sakit ada yang menjalani operasi dan perawatan lebih lanjut.

"Kita berikan kesempatan untuk melakukan operasi. Setelah nanti mereka bisa memberikan keterangan, kami akan meminta keterangan kepada mereka," ujarnya.

AKBP Muari menyebutkan akan meminta keterangan dengan cara melakukan pemanggilan maupun pihaknya yang akan proaktif mendatangi rumah-rumah untuk meminta keterangan sambil kita bersilaturahmi.

"Dan, kemungkinan ada bantuan sosial untuk mereka," pungkasnya.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved