Berita Populer Padang
POPULER PADANG: Seorang Pemuda Tertimpa Pohon Tumbang dan Tanah Amblas di Komplek Rindang Alam
Berita populer TribunPadang.com sepanjang Senin (9/8/2024) kembali bisa Anda baca. Ada sejumlah berita populer Padang yang terjadi sepanjang akhir ...
Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM - Berita populer TribunPadang.com sepanjang Senin (9/8/2024) kembali bisa Anda baca.
Ada sejumlah berita populer Padang yang terjadi sepanjang akhir pekan kemarin.
Mulai dari berita tentang seorang pemuda tertimpa pohon tumbang dan tanah amblas di Komplek Rindang Alam.
Berikut selengkapnya berita Populer Padang sepanjang Senin (9/8/2024):
1. Seorang Pemuda Tertimpa Pohon Tumbang
Peristiwa pohon tumbang terjadi di Jalan Seberang Penggalangan Rt 05/Rw 03, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, pada Senin (9/9/2024).
Musibah itu membuat satu warga mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa pohon kedondong.
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Yanti Delfina, menjelaskan bahwa kejadian ini dipicu oleh cuaca ekstrem, yaitu hujan disertai angin kencang, yang mengakibatkan pohon berukuran 16 meter dan berdiameter 50 cm tersebut tumbang.
Akibat kejadian tersebut membuat satu orang mengalami luka ringan bernama Putra Eka Mawardi (27) seorang buruh harian lepas.
"Pada pukul 06.55 WIB korban bernama Putra Eka Mawardi sedang berada di kamar mandi," kata Ipda Yanti Delfina.
Baca juga: Kakak Tiri di Pariaman Paksa Adik Layani 5 Pria Hidung Belang dengan Ancaman Senjata Tajam
Namun, tiba-tiba terdengar suara dentuman keras menghantam atap rumah.
Hitungan detik pohon kendondong tersebut menimpa korban bernama Putra Eka Mawardi mengenai dibagian kepala.
"Setelah itu korban keluar dari kamar mandi dan langsung memanggil ibunya bernama Suwarni (60), bahwa dirinya terkena pohon tumbang," katanya.
Ipda Yanti Delfina menyebutkan korban mengalami luka robek dan banyak mengeluarkan darah di bagian kepalanya.
Selanjutnya korban dibawa oleh orang tuanya ke Rumah Sakit Tentara dr Reksodiwiryo Padang untuk dilakukan tindakan medis.
Baca juga: 2 Polisi di Dharmasraya Dipecat! Bolos Kerja hingga 72 Hari
Sedangkan untuk rumah korban mengalami rusak ringan, terdiri dari atap rusak dan dinding bagian belakang mengalami retak.
"Saat inj petugas BPBD Kota Padang, Bhabinkamtibmas, Babinsa, bersama masyarakat sekitar telah melaksanakan pembersihan dan pemotongan pohon tumbang tersebut," pungkasnya.
2. Tanah Amblas di Komplek Rindang Alam
Dinas PUPR Kota Padang melakukan peninjauan mendesak terhadap lokasi tanah amblas di Komplek Rindang Alam, RW 03 RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, pada Senin (9/9/2024).
Peninjauan ini dilakukan setelah tiga unit rumah warga terancam roboh akibat pergerakan tanah yang signifikan di area tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang Tri Hardiyanto mengatakan tim PUPR sudah melakukan survei dan pengukuran tanah amblas tersebut.
Hasil survei tersebut akan digunakan sebagai bahan atau dasar penghitungan untuk diajukan anggaran pemasangan tanggul penguat tebing tersebut.
"Memang harus dibuatkan penguatan tebingnya, supaya tidak terjadi lagi tanah amblas," kata Tri Hardiyanto, Senin (9/9/2024).
Baca juga: BREAKING NEWS: Gadis Penjual Gorengan Ditemukan Tewas Terkubur di Padang Pariaman Dimakamkan
Menurut Tri, untuk pemasangan penguat tebing harus dilakukan penghitungan terlebih dahulu.
Kemudian akan diajukan, apabila sesuai dengan anggaran yang tersedia maka akan segera dibangun.
"Kita hitung dulu anggarannya, segera dipasang penguat untuk antisipasi," kata Tri.
Sebelumnya, Tiga unit rumah warga di Komplek Rindang Alam, RW 03 RT 01, Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, terancam roboh akibat tanah amblas, Senin (9/9/2024).
Ketua RW 03 Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh Jhon Kenedy mengatakan hampir separuh jalan amblas dan tiga rumah berisiko roboh.
Menurutnya, tanah amblas ini terjadi karena dinding pembatas dengan aliran sungai atau DAM di sekitar lokasi tersebut jebol.
Baca juga: Eksploitasi Anak di Pariaman: Kakak jadi Mucikari, Jual Adik Tiri untuk Biaya Hidup ke 5 Lelaki
Tanah disekitar lokasi tersebut sudah tampak retak sejak beberapa hari belakangan dan roboh pada Minggu (8/9/2024).
"Kalau tidak segera ditangani maka tiga rumah dekat situ maka amblas juga," kata Jhon Kenedy.
Menurutnya, penghuni dua rumah yang berisiko sudah mengungsi, sementara yang satu lagi masih bertahan.
Ia mengatakan akses kendaran roda dua masih bisa melintasi jalan tersebut, tapi berisiko..
Sementara kendaraan empat tidak bisa melintasi akses jalan tersebut.
"BPBD dan PUPR sudah mensurvei, untuk segera dibikin DAM penahan tebing," katanya.
3 Berita Populer Padang: Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Tutup Jalan, Info Cuaca |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Pencuri Beraksi, 8 Anggota Polda Sumbar Terima Umrah Gratis, Info Cuaca |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Update Kondisi Robohnya Gapura, Tuntutan Hukuman Mati Dadang Iskandar |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Damkar Tegaskan Layanan Gratis dan Harga Emas Stabil |
![]() |
---|
2 Berita Populer Padang: Pekerja Lepas PT SUMA Alami Kecelakaan Kerja dan KSB Gelar Jaselisa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.