Cuaca Sumbar

Sehari Pasca Banjir Bandang, Agam dan Lainnya di Sumbar Diprediksi Kembali Diguyur Hujan Lebat

BMKG) Minangkabau menyatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Barat

Tayang:
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Panji Rahmat
Musola terampak banjir bandang di Jalan Nasional Silaiang Kecamatan X Koto, Tanah Datar, Minggu (12/5/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau menyatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada sore hingga malam hari pada Minggu (12/5/2024).

"Untuk saat ini, berdasarkan pantauan data radar cuaca pukul 14.50 WIB wilayah yang terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat yaitu di sebagian wilayah Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Agam, Kepulauan Mentawai, Padang, Kota Bukittinggi," ujar Prakirawan BMKG Minangkabau, Anisa Fitroh Rizki Imami, Minggu (12/5/2024).

Sementara itu, ia menjelaskan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Agam dan Tanah Datar pada Sabtu (11/5/2024) malam dipengaruhi oleh konvergensi dan belokan angin.

Sehingga, hal itu menyebabkan penumpukan massa udara serta mendukung pertumbuhan awan hujan.

Kemudian berdasarkan pengamatan radiosonde pada tanggal 11 Mei 2024 menunjukkan kondisi udara yang labil.

Baca juga: RSAM Bukittinggi Catat 18 Korban Meninggal Dunia Banjir Lahar Dingin Sumbar, 20 Luka-Luka

Sementara, tingginya kelembaban udara dari lapisan permukaan hingga 563 mb memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.

Diketahui sebelumnya, curah hujan tinggi di kawasan Gunung Marapi Sumatera Barat (Sumbar) menyebabkan banjir di beberapa wilayah, seperti di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang dan Kecamatan Sungai Pua, Agam, Minggu (12/5/2024).

Sekda Kabupaten Agam, Edi Busti menyebutkan berdasarkan data di Posko Siaga Bencana di SDN 08 Kubang Duo Koto Panjang, sebanyak 14 orang korban yang dinyatakan meninggal dunia dan sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

"Sementara itu masih ada empat korban lagi yang masih di identifikasi oleh pihak RS Achmad Mochtar," katanya.

"Untuk sebarannya ada delapan orang di Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang dan enam di Kecamatan Sungai Pua, jadi totalnya baru 14 yang terdata," lanjutnya.

Selain itu, menurut Edi masih ada laporan dua orang korban lagi yang belum ditemukan.

Baca juga: Banjir Bandang Sumbar, Akses Jalan ke Batusangkar di Rambatan Lumpuh Total

"Satu di Bukik Batabuah dan satu di Sungai Pua yang masih dalam pencarian," ujarnya.

Edi juga mengatakan total korban luka-luka yang terdata dibawa ke RS Achmad Mochtar sebanyak 16 orang.

"Dari 16 orang, 2 masih di IGD dan 14 orang lainnya sudah pulang," katanya.

"Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan dan tidak ada tambahan korban jiwa lagi," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved