BERITA POPULER PADANG

POPULER PADANG: Festival Rakyat Muaro Padang, 6.592 CJH Berangkat ke Tanah Suci Mulai 12 Mei

Berita populer Padang Festival Rakyat Muaro Padang dan 6.592 CJH berangkat ke tanah suci mulai 12 Mei.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Pemko Padang
Festival Rakyat Muaro Padang sudah resmi ditabuh, Jumat (19/4/2024) sore dan digelar sampai Minggu (21/4/2024) di Kawasan Batang Arau, Kota Tua Padang 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Padang selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita tentang Festival Rakyat Muaro Padang dan 6.592 CJH berangkat ke tanah suci mulai 12 Mei.

Simak berita selengkapnya:

1. Festival Rakyat Muaro Padang Bertajuk Tempo Doeloe, Ajang Kenalkan Sejarah

Festival Rakyat Muaro Padang sudah resmi ditabuh, Jumat (19/4/2024) sore dan akan digelar sampai Minggu (21/4/2024) di Kawasan Batang Arau, Kota Tua Padang.

Pembukaan alek festival yang dipusatkan di sepanjang kawasan Batang Arau dan Kota Tua itu, berlangsung meriah. Dihadiri ribuan warga dan hadir stand-stand jajanan khas Sumbar.

Wali Kota Padang Hendri Septa menyampaikan, spirit 'Tempo Doeloe' yang diangkat dalam festival menghadirkan potensi warga kota dengan penampilan tradisi rakyat seni, budaya, serta ekonomi kreatifnya.

"Mengajak warga Kota Padang terutama para pelajar agar mengenang dan memahami sejarah Kota Tua maupun Batang Arau atau yang di masa lalu disebut Bandar Padang," katanya.

Baca juga: Buku Sejarah Padang Diluncurkan Pada Festival Muaro Padang, Berjudul Bandar Padang

Sambungnya, Pemerintah Kota Padang bakal menerbitkan Buku Sejarah Bandar Padang yang nanti akan diluncurkan dan didiskusikan bersama guru sejarah SMP se-Kota Padang. Buku tersebut menceritakan bagaimana Batang Arau atau Bandar Padang dalam catatan sejarah, budaya, dan ekonomi.

"Buku ini adalah buku pertama terkait Batang Arau sebagai produk Festival Muaro tahun ini. Menjadikan Batang Arau sebagai destinasi baru wisata dengan festival ini kita akan menyaksikan sungai sebagai kekayaan alam dan wisata," imbuhnya.

Tak hanya itu, ia mengatakan melalui semangat Padang Bagoro, secara perlahan mulai membenahi sungai dengan baik mengajak partisipasi masyarakat dalam menjaganya. Festival Muaro sebagai pengingat agar Batang Arau dijaga dan dijadikan objek kebanggaan bersama.

"Begitu juga kawasan Kota Tua, kawasan Batang Arau dan juga Muaro Padang memiliki sejarah, menelusuri kawasan ini sembari membangun kesadaran bahwa potensi kota ini dengan segala cagar budayanya adalah kekayaan peradaban yang patut dijaga dan dikenali sejarahnya," cecarnya.

Selain itu, dengan melibatkan pelajar dengan membuat konten terakit konten tentang Batang Arau serta iven ini merupakan wadah edukatif dan kreatif dalam memahami Padang Tempo Doeloe yaitu sebagai pintu masuk menyenangi dan memahami sejarah.

"Ini khazanah budaya dan peradaban kita. Patut kita banggakan, kita gebyarkan, kita jadikan sebagai kebanggan bersama. Semoga Festival Rakyat Muaro Padang ini menjadi lebih baik karena kesadaran memperbaiki serta menempa kesadaran yang lebih bernilai, bermakna, serta betul-betul milik warga Kota Padang tercinta," imbuhnya.

Festival Muaro Padang menyajikan beragam acara, diantaranya Batang Arau Selaju Sampan, Urang Padang Bagamad, Karnaval Budaya serta Lomba Ikan Hias, Lomba Mewarnai Tingkat Anak TK sekaligus Lomba Video Reel IG dan Tiktok dengan Tema Kota Tua dan Batang Arau. Selain itu juga dilangsungkan Peresmian Batang Arau sebagai Objek Wisata Baru dan penampilan Panggung Budaya Multi Etnik di beberapa gang Kota Tua.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved