Idul Fitri 2024

Jadi Spot Wisata Terbaru di Bukittinggi, Stasiun Lambuang Ramai Dikunjungi Wisatawan

Sebagai salah satu kota yang terletak di Jalan Raya Lintas Sumatera jalur Barat, Kota Bukittinggi tentu menjadi pilihan menarik untuk pemudik rehat ..

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
Suasana food court Stasiun Lambuang, Kota Bukittinggi beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Sebagai salah satu kota yang terletak di Jalan Raya Lintas Sumatera jalur Barat, Kota Bukittinggi tentu menjadi pilihan menarik untuk pemudik rehat sejenak dari perjalanan panjang saat mudik.

Selain keindahan alam, kekayaan sejarah dan yang pasti pesona alam yang memukau tentu banyak alasan untuk singgah dan rehat di Kota Bukittinggi.

Dengan semua daya tarik ini, Kota Bukittinggi siap mengubah perjalanan mudik serasa perjalanan wisata. Ada banyak ikon dan spot wisata yang mesti dikunjungi di kota ini, mulai dari Jam Gadang yang telah mendunia, ragam jenis kuliner yang menggugah selera serta panorama alam yang memesona.

peta mudik

Bagi masyarakat yang sampai di Kota Bukittinggi pada malam atau dini hari, selain Jam Gadang salah satu lokasi yang harus dikunjungi di Kota Bukittinggi ialah Stasiun Lambuang.

Food court yang diresmikan pada awal Maret lalu siap memenuhi dan memanjakan pemudik dan masyarakat yang tentu lapar saat menempuh perjalanan panjang.

Stasiun Lambuang yang terletak di bekas stasiun kereta api Bukittinggi memiliki 116 gerai dan menyediakan ragam menu makanan dan minuman yang sangat beragam.

Mulai dari makanan berat seperti nasi, sate dan soto, di lokasi ini juga terdapat gerai-gerai yang menyediakan cemilan serta beragam jenis minuman.

Baca juga: Masuki Libur Lebaran, Solok 5 Danau Dapat Dijadikan Sarana Wisata Alam di Kabupaten Solok

Selain ragam menu yang ditawarkan lokasi ini juga ditata dengan begitu epik dan dilengkapi dengan tata cahaya yang apik, sehingga memiliki banyak spot foto yang menarik.

"Ini pengalaman pertama kami berjualan di lokasi ini menjelang Idul Fitri, harapan kami tentu pada hari h-5 atau h-4 semoga banyak pengendara yang mudik singgah di Kota Bukittinggi dan mampir ke Stasiun Lambuang," ucap salah seorang pemudik, Al Fatah.

Ia juga menyebutkan lokasi ini sangat cocok untuk berbuka, santap malam bahkan bagi pemudik yang sampai di Bukittinggi pada dini hari masih bisa menemukan makanan di lokasi ini.

"Jam operasional tentu sangat berbeda bagi setiap gerai, kalau dagangan mereka laris tentu tutup lebih awal, meskipun begitu pemudik yang sampai di Kota Bukittinggi pada dini hari pun tidak perlu khawatir sejumlah gerai tetap buka menjelang subuh," imbuhnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bukittinggi, Wahyu Bestari mengatakan Stasiun Lambuang menjelma menjadi pusat kuliner terpadu terpusat dan mampu menampung ratusan pedagang yang sebelumnya berjualan di badan jalan.

"Bukan hanya peningkatan secara kuantitas sejumlah 116 gerai, tapi juga kualitas karena Stasiun Lambuang Bukittinggi hadir dengan format modern terpadu dikemas secara profesional," katanya.

Menurutnya Stasiun Lambuang menjadi prestasi ekonomi di Bukittinggi dengan menaikkan level pedagang kaki lima menjadi pedagang permanen.

"Sesuai arahan Wali Kota, ini adalah konsep pengelolaan wisata kuliner terpadu terpusat pertama di Sumbar. Kami ingin mengambil peluang wisata kuliner yang dikemas lebih profesional dengan tetap mempertahankan kearifan lokal sesuai kebutuhan pengunjung," pungkasnya.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved