Jalan Lintas Padang Panjang - Bukittinggi Diberlakukan Buka Tutup
Akses jalan Padang Panjang-Bukittinggi di (Kelok Hantu) Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diberlakuka
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Akses jalan Padang Panjang-Bukittinggi di (Kelok Hantu) Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diberlakukan buka tutup malam ini, Sabtu (6/4/2024).
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Afrizal Sahar melalui keterangan resminya mengatakan pemberlakuan satu arah dilakukan karena sedang dilaksanakannya pengerukan sedimen yang menumpuk karena banjir lahar dingin Gunung Marapi, Jumat (5/4/2024) kemarin.
"Kami imbau kepada para pengendara dari arah Padang Panjang maupun Bukittinggi untuk sementara diberlakukan buka tutup karena sedang dilakukan pengerukan lumpur akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi," katanya.
Afrizal mengimbau agar pengguna jalan selalu berhati-hati saat berkendara, terutama saat hujan.
Ia juga menghimbau bagi pengendara yang tidak ingin terkena macet untuk melewati jalur alternatif.
Baca juga: POPULER SUMBAR: Jemaah Sattariyah Sijunjung dan Cerita Zulhelmi Selamatkan Ratusan Nyawa Murid
Sebelumnya diberitakan di kawasan Aia Angek X Koto tidak bisa dilewati kendaraan karena ada banjir lahar dingin.
Banjir juga menyebabkan menumpuknya material hingga menyumbat aliran sungai hingga membuat air melimpah ke jalan. (*)
| Polisi Bongkar Pengoplosan Gas Subsidi di Ulak Karang Selatan Padang, Ratusan Tabung Disita |
|
|---|
| Liga Sang Juara Telkomsel Tantang 2.800 Pelajar SMP se Dharmasraya Adu Prestasi |
|
|---|
| BKD Sumbar Pastikan Kebijakan WFH ASN Setiap Jumat Dievaluasi Berkala |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 10 April 2026: 7 Kota Berawan Sepanjang Jumat |
|
|---|
| Gerindra Sumbar Respons Survei Indikator, Prabowo Subianto Unggul Jadi Penyemangat Kader |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Proses-pengerukan-sedimen-pasca-banjir-lahar-dingin123.jpg)