Gunung Marapi Erupsi
PVMBG: 21 Kali Letusan Gunung Marapi Selama 2 Pekan, 144 Kali Hembusan
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi 21 letusan gunung Marapi selama dua pekan, sejak 1 sampai 15 Januari 2023.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi 21 letusan gunung Marapi selama dua pekan, sejak 1 sampai 15 Januari 2023.
Dari data rekap jumlah letusan gunung Marapi, Selama periode tersebut terjadi 144 hembusan gunung Marapi.
Dalam sehari letusan gunung Marapi capai empat kali, terjadi dua hari yang lalu 13 Januari 2024. Serta dua kali letusan pada hari kemarin, 14 Januari 2024.
Kepala Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Marapi, Teguh Purnomo menyampaikan, pengamatan pada hari ini dari pukul 06.00-12.00 WIB, secara visual gunung Marapi jelas hingga kabut 0-II.
"Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang dan tinggi 300 M di atas puncak kawah," terang Teguh, Senin (15/1/2024)
Ia menambahkan terjadi kegempaan Tektonik Lokal satu kali, dengan amplitudo 1 7 mm, S-P 7,6 detik, selama atau durasi 20 detik. Tremor Menerus atau microtremor terekam dengan amplitudo 0.5-2 mm atau dominan 1 mm.
Sampai saat ini tingkat aktivitas Gunung Marapi Level III atau Siaga. Untuk itu, PGA merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) G. Marapi.
Baca juga: Update Erupsi Gunung Marapi Pagi Ini, Beberapa Kali Gempa Terjadi, PGA Imbau Tetap Waspada
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah atau aliran atau bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker
penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh
Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat
Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas G. Marapi.
Masyarakat, instansi pemerintah, maupun instansi terkait lainnya dapat memantau perkembangan aktivitas maupun rekomendasi Gunung Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia, dan website Magma Indonesia.
________________
Baca berita TribunPadang.com terbaru di Google News
| Gunung Marapi Kembali Erupsi: Warga Diimbau Waspada Hujan Abu dan Ancaman Lahar Dingin |
|
|---|
| Breaking News: Gunung Marapi Sumbar Erupsi Pagi Ini, Lontarkan Kolom Abu Setinggi 2.400 Meter |
|
|---|
| Aktivitas Gunung Marapi Masih Fluktuatif, Badan Geologi: Potensi Erupsi Tetap Ada |
|
|---|
| Breaking News: Marapi Sumbar Erupsi Lagi di Awal Juni 2026, Puncak Gunung Ditutupi Kabut |
|
|---|
| Marapi Erupsi Lagi, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 11 Wilayah Sekeliling Gunung hingga Besok Pagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Visual-Gunung-Marapi-pada-Senin-15012024-pukul-1200-WIB.jpg)