Drakor

My Demon Episode 12: Rahasia Kematian Orang Tua Do-hee, Terlibat Kontrak dengan Gu-won

Di akhir episode, penonton dibuat terkejut dengan kemunculan Gu-won di lokasi kecelakaan orang tua Do-hee.

Penulis: Nika Afrilia | Editor: Nika Afrilia
soompi
Rekap My Demon episode 12, Gu-won terlibat dalam kematian orang tua Do-hee. 

TRIBUNPADANG.COM - Rekap My Demon episode 12, Gu-won terlibat dalam kematian orang tua Do-hee.

My Demon episode 12 dimulai dengan dengan kenangan Gu-won, dia dulunya adalah putra dari keluarga bangsawan yang sangat dihormati di sebuah desa kecil.

Namun ketika itu, dia menjadi manusia yang remeh dan bertindak sesukanya.

Gu-won memiliki seorang teman yang selalu memantaunya, setiap hari Gu-won harus belajar hingga dia lulus PNS.

Suatu hari, Gu-won mencoba kabur dari pelajarannya. Dia pergi ke pinggir sungai dan bertemu dengan gadis berwajah Do-hee.

Gadis itu menjadi waspada dengan kehadiran Gu-won hingga pergi tanpa mengungkapkan identitasnya.

Namun dari pelayannya, Gu-won mengetahui bahwa namanya adalah Woshim, dan dia adalah seorang penghibur yang baru saja pindah ke desanya.

Baca juga: My Demon Episode 13 Kapan Tayang? Simak Preview Drakor Berikut Ini!

Gu-won mulai mencari tahu soal Wolshim dan sering mengunjungi tempat gadis itu menari pedang.

Perlahan-lahan, mereka berdua menjadi tertarik satu sama lain.

Gu-won menyatakan perasaannya, namun Woshim mengingatkannya bahwa mereka berdua berasal dari latar belakang yang sangat berbeda dan tidak akan pernah bisa bersama.

Setelah itu, Gu-won mengetahui tentang agama Katolik, di mana setiap orang setara dan menginspirasi Woshim untuk mengikuti ajaran Katolik bersamanya.

Sayangnya, pelayannya mengungkapkan hal ini kepada ayah Gu-won.

Gu-won meninggalkan desa untuk bekerja, dan sebelum pergi, dia memberikan liontin salib kepada Woshim, berjanji tidak akan pernah melupakannya.

Di sisi lain, ketegangan meningkat di antara penduduk desa akibat penyebaran agama Katolik.

Atas nama menghentikan pengaruh Katolik, banyak orang terbunuh, dan saat itulah ayah Gu-won memutuskan untuk mengorbankan satu orang saja agar seluruh desa mereka bisa diselamatkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved