Banjir di Padang Pariaman

Banjir Rendam Rumah Warga hingga Rusak Infrastruktur Jalan di Padang Pariaman

Banjir melanda tiga korong di Nagari Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian, Kecamatan VII Koto Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Istimewa
Banjir di tiga korong di Nagari Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Duriang, Kecamatan VII Koto Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Selasa (2/1/2024). Banjir menyebabkan rumah warga terendam dan infrastruktur rusak. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Banjir melanda tiga korong di Nagari Kampung Tanjung Koto Mambang Sungai Durian, Kecamatan VII Koto Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, Selasa (2/1/2024). Banjir menyebabkan rumah warga terendam dan infrastruktur rusak.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya Sungai Batang Tikampuang dan Sungai Batang Tikatiak.

Dampak banjir di tiga korong tersebut antara lain, Di Korong Kampung Tanjung, dinding sungai digerus air sehingga berdampak pada satu unit fasilitas ibadah, pandam pakuburan, dan jalan provinsi penghubung Kabupaten Padang Pariaman dengan Kabupaten Agam.

Di Korong Kampung Tangah, dinding sungai digerus air sehingga berdampak pada jalan kabupaten penghubung Nagari KKS dengan Tandikek Selatan, sawah warga tergerus air, dan merusak kaki dan pondasi jembatan Lubuak Landua dan Jembatan Kubu.

Di Korong Mudiak Aia, dinding sungai digerus air sehingga berdampak pada satu unit fasilitas ibadah dan jalan terban sepanjang ± 30 meter dengan lebar 2 meter sehingga jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda 4 atau lebih.

Baca juga: Longsor Dua Titik di Agam: Timpa Dapur Rumah dan Hambat Akses Jalan

Berdasarkan hasil assessment/kaji cepat yang dilakukan BPBD Kabupaten Padang Pariaman, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materil diperkirakan cukup besar.

Saat ini, debit air di Sungai Batang Tikampuang dan Sungai Batang Tikatiak sudah normal. Namun, pemerintah daerah masih membutuhkan normalisasi sungai, pemasangan TPT/sheetfile, dan perbaikan pondasi jembatan untuk mencegah terjadinya banjir susulan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulia, mengatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari untuk melakukan penanganan darurat.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved