Tempat Wisata di Sumbar

9 Tempat Wisata Bukittinggi Sumbar Wajib Dikunjungi, Ada Jam Gadang hingga Lobang Jepang

9 tempat wisata Bukittinggi Sumbar yang wajib dikunjungi saat liburan akhir tahun.

Tayang:
Editor: Rizka Desri Yusfita
TribunPadang.com
Penampakan Jam Gadang Bukittinggi pada Selasa (5/9/2023). 

5. Ngarai Sianok

Ngarai sianok ini membentang sejauh kurang lebih 15 km dari sisi selatan Nagari Koto Gadang hingga Nagari Sianok Enam Suku, dengan kedalaman lembah mencapai 100 meter dan lebar celah sekitar 200 meter.

Ngarai Sianok merupakan suatu wujud visual yang paling jelas dari aktivitas pergerakan lempeng bumi “tektonik” di Pulau Sumatera ini.

Proses terbentuk patahan tersebut menghasilkan sebuah kawasan yang subur dengan panorama yang indah.

Kawasan ngarai sianok ini memiliki sebutan lain yaitu, Lembah Pendiam, karena suasananya yang tenang dan damai.

Didukung dengan udaranya yang sejuk dan angin yang berhembus semilir, diiringi latar suara kicauan burung kecil kecil dan gemericik air sungai, ngarai ini cocok sebagai tempat melepaskan beban pikiran dari rutinitas sehari-hari.

Wisata Sumatera Barat - Janjang Ampek Puluah di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat
Wisata Sumatera Barat - Janjang Ampek Puluah di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (commons.wikimedia.org)

6. Janjang Ampek Puluah

Janjang Ampek Puluah berasal dari kata bahasa Minang yaitu Janjang (tangga) ampek (empat) puluah (puluh).

Nama tersebut berasal dari jumlah anak tangga sebanyak empat puluh.

Janjang 40 dibangun pada tahun 1908 sewaktu Louis Constant Westenenk menjabat sebagai Asisten Residen Agam.

Pada waktu itu, pemerintah hindia belanda menghubungkan setiap pasar di Bukittinggi dengan jenjang atau anak tangga) untuk penataan pasar.

Beberapa jenjang lainnya di antaranya janjang gudang, janjang minang di kampuang cino dan jenjang di pasa lereng yang bersambung dengan janjang gantuang.

Janjang Gantuang merupakan jembatan penyebrangan yang pertama di indonesia.

Janjang ampek puluah cukup terjal dengan tinggi anak tangga 25 cm. Lantai tangga berwarna merah tua.

Pada musim hujan harus jalan dengan hati-hati saat melalui janjang ampek puluah, karena curah hujan yang tinggi di Bukittinggi dan aliran air dari pasar atas melalui tangga yang cukup banyak, menyebabkan tangga menjadi licin dan ini membahayakan pejalan kaki meski di sisi kanan tangga terdapat railing, untuk pegangan saat naik dan turun.

Wisata Sumatera Barat-Janjang Saribu di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat
Wisata Sumatera Barat-Janjang Saribu di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (commons.wikimedia.org)
Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved