Gunung Marapi Erupsi

Gunung Marapi Masih Erupsi, Hingga Siang Ini 3 Letusan Terjadi

Pasca erupsi pertama pada hari Minggu (3/12/2023) yang lalu, hingga hari ini Gunung Marapi Sumatera Barat masih erupsi, Ra

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Wahyu Bahar
Penampakan erupsi Gunung Marapi Sumatera Barat dari Benteng Pasar Atas Bukittinggi, Rabu (6/12/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Pasca erupsi pertama pada hari Minggu (3/12/2023) yang lalu, hingga hari ini Gunung Marapi Sumatera Barat masih erupsi, Rabu (13/12/2023). 

Berdasarkan laporan dari Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Marapi, dari Rabu (13/12/2023) pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB terjadi 3 kali letusan, 17 hembusan, 2 Tektonik jauh dan 3 Tektonik lokal. 

"Pada hari ini letusan terjadi sebanyak 3 kali, 17 hembusan, 2 Tektonik jauh dan 3 Tektonik lokal," kata Kepala Pos Pemantauan Gunung Api (PGA) Marapi, Teguh Purnomo

Letusan terjadi pada pukul 00.31, pukul 05.52 dan pukul 09.16. Sementara itu, visual puncak Gunung Marapi dari PGA Bukittinggi tidak jelas, karena tertutup awan.

Teguh mengungkapkan hingga saat ini Gunung Marapi masih berada pada Level II (waspada). 

Ia menghimbau agar masyarakat disekitar Gunung Marapi dan pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki atau berada pada radius 3 Km dari kawah atau puncak.

"Untuk saat ini statusnya masih waspada, jadi kita masih menghimbau agar masyarakat tidak berada pada radius 3 Km dari puncak," pungkasnya.

Baca juga: BKSDA Penuhi Panggilan Polda Sumbar Hari Ini, Jelaskan Soal Tragedi Erupsi Gunung Marapi

Korban Terakhir Sudah Boleh Pulang

Pasien terakhir korban erupsi Gunung Marapi yang dirawat di RSAM Bukittinggi diperbolehkan pulang, Selasa (12/12/2023).

Korban bernama Muhammad Arbi Muharman (21) asal Pekanbaru.

Direktur RSAM Bukittinggi, drg. Busril mengatakan, korban meninggalkan rumah sakit sekitar pukul 11.00 WIB.

"Benar, korban tadi sudah pulang sekitar pukul 11.00 WIB," katanya.

Busril mengungkapkan kondisi terakhir pasien sudah mulai membaik.

"Untuk penyembuhan bekas operasi sudah aman, tapi untuk bekas luka bakar masih butuh waktu untuk penyembuhan," jelas Busril.

Ia menyebutkan korban akan melanjutkan proses penyembuhan di rumah sakit yang ada di Pekanbaru.

Baca juga: Rintihan Sahabat Siska Korban Erupsi Gunung Marapi: Elok-Elok Pulang, Ka, Sampai-Sampai Pulang, yo

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved