Usaha Turunkan Harga, 15.382 Ton Beras Bantuan Disalurkan Bulog Sumbar Selama 2023

Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Barat (Sumbar) telah salurkan 15.382 ton beras bantuan sebagai usaha turunkan harga beras selama 2023.

Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Rahmadi
Tribunpadang.com/Ghaffar Ramdi
Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumbar, Sri Muniati (kanan) di lapak pasar Murah Bulog, Kota Solok, Jumat (17/11/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, SOLOK- Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Barat (Sumbar) telah salurkan 15.382 ton beras bantuan sebagai usaha turunkan harga beras selama 2023.

Hal ini disampaikan Perum Bulog Kanwil Sumbar saat buka lapak pasar murah untuk sukseskan agenda panen raya padi di Kota Solok 2023, Jumat (17/11/2023).

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumbar, Sri Muniati menjelaskan beras bantuan Stabilisasi dan Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi. SPHP adalah beras dengan tujuan untuk menurunkan harga beras di pasaran.

"Beras SPHP untuk pengendalian inflasi telah kami salurkan 85, 45 persen yaitu 15.382 ton dari target satu tahun 18.000 ton," katanya, Jumat (17/11/2023).

Selain itu, ia mengatakan hingga saat ini Sumatera Barat juga mendapatkan pagu sebanyak 11.346.900 kilogram beras bantuan pangan pemerintah.

Baca juga: Kurangi Dampak Inflasi, Perum Bulog Kanwil Sumbar Gelar Pasar Murah di Kota Solok

Pihaknya hingga sekarang telah salurkan 97,74 persen beras bantuan pangan pemerintah kemasan 10 kilogram.

Bantuan pangan pemerintah adalah bantuan pangan yang diberikan oleh pemerintah, dalam mengatasi masalah pangan dan krisis pangan bagi masyarakat.

Sri Muniati menyebutkan Bulog telah melakukan beberapa cara untuk memasifkan distribusi bahan pangan pada masyarakat.

"Bulog terus memperluas pemasaran dengan menggandeng mitra pengecer yang bekerja sama dengan Bulog Kanwil atau cabang," ungkap Sri Muniati.

Lebih lanjut, Sri Muniati menuturkan untuk pemenuhan kebutuhan stok, Bulog Sumbar menerima pemenuhan kebutuhan dari pusat.

Baca juga: Panen Raya, Kota Solok Hasilkan 6 Ton Padi dari Total Lahan 679 Hektare Selama 2023

"Salah satunya ialah menerima beras impor untuk cadangan beras pemerintah di Sumbar," tutur Sri Muniati.

Sri Muniati mengungkapkan mendukung setiap kegiatan seperti panen raya untuk memenuhi kebutuhan pasar komersil.

"Bulog hadir di kegiatan seperti ini melaksanakan tugas pokok menyalurkan cadangan beras pemerintah untuk masyarakat," pungkasnya.(Tribunpadang.com/Ghaffar Ramdi)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved