Karhutla Sumbar
Selama 3 Minggu Terakhir, Karhutla Terjadi di 5 Kecamatan di Pesisir Selatan
Terdapat lima kecamatan mengalami kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rahmadi
TRIBUNPDANG.COM, PADANG - Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla melanda lima kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Hal itu berdasarkan data yang dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan.
"Ada sebanyak lima kecamatan yang mengalamai kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Pesisir Selatan dalam rentang waktu 3 minggu belakangan ini," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, Defrisiswardi, Kamis (5/10/2023).
Ia menjelaskan, lima lokasi tersebut berlokasi di Kecamatan Pancung Soal, Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kecamatan Lunang, dan Kecamatan Silaut.
Ia mengatakan, bahwa kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di lima kecamatan ini sudah dapat dipadamkan.
Baca juga: Dampak Kabut Asap, Kasus ISPA di Puskesmas Pauh Padang Melonjak
"Namun, beberapa hari setelah dipadamkan. Api kembali muncul lagi dalam skala kecil, karena yang terbakar merupakan lahan gambut," katanya.
Defrisiswardi menyebutkan dampak dari kebakaran hutan dan lahan ini belum membahayakan bagi masyarakat sekitar lokasi kejadian.
"Sampai saat ini masih bisa diatasi. Sedangkan untuk kabut asap yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan berasal dari Provinsi tetangga.
Sedangkan, update untuk hari ini. Terdapat satu titik api terpantau di Kecamatan Silaut," kata Defrisiswardi.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Karhutla KPHP Provinsi Sumatera Barat agar dapat ditangani secara bersama-sama.
"Tim tersebut sedang menuju lokasi yang didampingi Tim Karhutla TRC BPBD Kabupaten Pesisir Selatan," pungkasnya. (TribunPadang.com/Rezi Azwar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/BPBD-Pesisir-Selatan.jpg)