Banjir di Padang Pariaman
Ruko Hanyut dan Jembatan Rusak Akibat Banjir Bandang di Padang Pariaman, Warga Minta Perhatian Pemda
Wali Nagari Saharuddin, mengatakan, pemerintah daerah agar segera memperhatikan sungai ini.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Warga kawasan Pasar Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman meminta Pemerintah Daerah (Pemda) segera menanggulangi dampak banjir bandang di wilayah tersebut.
Diketahui, banjir bandang yang melanda daerah tersebut meruntuhkan 4 toko.
Selain toko, akibat banjir bandang satu jembatan penghubung Batang Sani dan Pasar Tandikek juga turut terancam dan tidak bisa dilewati kendaraan.
Wali Nagari Saharuddin, mengatakan, pemerintah daerah agar segera memperhatikan sungai ini.
"Soalnya jembatan yang berada di lokasi ini merupakan jembatan satu-satunya untuk melewati Pasar Tandikek yang cukup ramai di Padang Pariaman," jelasnya, Kamis (21/9/2023).
Masyarakat setempat Tukiman (63), juga mengutarakan hal yang sama, supaya ada perbaikan secepat mungkin.
Baca juga: Banjir Rendam Rumah Warga di Ampiang Parak Timur Kabupaten Pesisir Selatan
Menurutnya kerusakan jembatan dan ambruknya toko ini terjadi secara perlahan.
Penyebabnya kondisi tebing dan tiang jembatan sudah mulai rusak sejak lama, meski sempat ada perbaikan tahun lalu.
"Sepertinya harus ada alternatif lain untuk memperbaikinya, pasalnya kemarin sudah diperbaiki tapi masih terjadi lagi," jelasnya.
Ia menilai pasar Tandikek merupakan salah satu pusat ekonomi bagi masyarakat, sehingga perlu perhatian khusus pemerintah.
Sudah Sering Terjadi
Wali Nagari Tandikek Saharudin menyampaikan, bencana banjir bandang terjadi pada pukul 18.00 WIB.
Sebelumnya terjadi hujan deras cukup tinggi sejak pukul 14.00 WIB, sehingga air sungai meluap secara tiba-tiba dan menghanyutkan ruko.
Ia mengatakan, dari empat ruko hanyut itu ada dua ruko yang dihuni pemiliknya, sementara dua lagi masing kosong.
"Alhamdulilah tidak ada korban dalam bencana ini, namun kerugian yang dialami mencapai ratusan juta rupiah," jelasnya.
Baca juga: Pedagang Mie Ayam di Padang Pariaman Trauma Tokonya Ambruk Dihantam Banjir Bandang, Berencana Pindah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Warga-ramai-melihat-lokasi-empat-toko-di-k.jpg)