Info Gempa Hari Ini
Info Gempa Hari Ini 14 September 2023: Mayoritas Terjadi di Kawasan Timur Indonesia
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah kejadian gempa bumi hari ini 14 September 2023 hingga pukul 15.30 WIB.
TRIBUNPADANG.COM - Berikut info gempa hari ini 14 September 2023.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah kejadian gempa bumi hari ini hingga pukul 15.30 WIB.
Informasi mengenai gempa hari ini disampaikan BMKG lewat Twitter resmi @infoBMKG.
Awalnya, gempa berkekuatan 4,3 SR terjadi pada pukul 00.09 WIB di 46 Km Timur Laut Luwu Utara - Sulsel dengan kedalaman 10 Km.
Di lokasi berbeda, gempa juga terjadi, yakni di 29 Km Barat Laut Labuan Bajo - NTT dengan kedalaman 10 Km pukul 01.01 WIB.
Gempa tersebut berkekuatan 2,9 SR.
Baca juga: 6 Fakta Gempa Hari Ini di Mentawai Sumbar, Terasa di 7 Kabupaten/Kota, Warga Mengungsi ke Atas Bukit
Di waktu yang sama, juga terjadi gempa 2,4 SR di 35Km Tenggara Seram Bagian Barat - Maluku dengan kedalaman 10 Km.
Satu jam setelah itu, gempa 3,6 SR terjadi di 78 Km Timur Laut Manokwari Selatan - Papua Barat kedalaman 10 Km.
Kemudian pada pukul 02.23 WIB, gempa 2,6 SR terjadi di 4 Km Timur Laut Luwu Utara - Sulsel.
Selanjutnya gempa 3,3 SR terjadi pukul 04.35 WIB di 73 Km Barat Laut Teluk Wondama - Papua Barat kedalaman 10 Km.
Menjelang pagi, gempa 2,7 SR terjadi di 59 Km Timur Laut Sumbawa - NTB dan gempa bermagnitudo 3,3 terjadi di 69 Km Barat Daya Seluma - Bengkulu.
Pada pukul 06.51 WIB, gempa 3,4 SR terjadi di 77 Km Barat Laut Halmahera Barat - Malut kedalaman 78 Km.
Baca juga: Gempa Bumi Hari Ini 26 Juli 2023, Info BMKG: Terjadi di Gorontalo Kedalaman 54 Km
Selanjutnya gempa 2,8 SR terjadi pukul 08.21 WIB di 32 Km Timur Laut Teluk Bintuni - Papua Barat.
Tak berselang lama, gempa 3,4 SR terjadi pukul 08.39 WIB di 45 Km Barat Daya Kab Jayapura Papua.
Siang hari pukul 13.19 WIB gempa 4,4 SR terjadi di 289 Km Barat Daya Jember-Jatim kedalaman 10 Km.
Terakhir, pukul 13.29 WIB gempa 2,4 SR terjadi di 20 Km Barat Daya Lewa - Sumba Timur - NTT.
Baca juga: Gempa Hari Ini di Mentawai Sumatera Barat Berkekuatan M 3,9
Dalam kejadian gempa selalu diikuti dengan skala MMI.
Skala MMI (Modified mercalli Intensity) adalah satuan untuk mengukur kekuatan gempa.
Baca juga: Gempa Hari Ini di Mentawai Sumbar Berkekuatan M 4,7 dan 5,8
Skala MMI dibagi menjadi 12 berdasarkan informasi korban selamat dan kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi tersebut.
I MMI
Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
II MMI
Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
III MMI
Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.
Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
IV MMI
Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
V MMI
Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.
Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Semua orang di rumah keluar.
Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.
Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.
Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.
Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.
Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.
Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
XII MMI
Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.
Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/gempa.jpg)