Kota Bukittinggi

Menyusuri Lapak Aksesoris di Jam Gadang Bukittinggi, Harga Mulai Rp10 Ribu Saja

Berwisata di Jam Gadang Bukittinggi tidak hanya bisa memanjakan mata. Namun juga bisa mengoleksi berbagai souvenir. Souvenir yang banyak dijual ..

Tayang:
Penulis: Alif Ilham Fajriadi | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi
Jejeran berbagai macam aksesoris disalah satu lapak aksesoris di kawasan Jam Gadang, Bukittinggi, Minggu (27/8/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Berwisata di Jam Gadang Bukittinggi tidak hanya bisa memanjakan mata. Namun juga bisa mengoleksi berbagai souvenir.

Souvenir yang banyak dijual di sekitar Jam Gadang adalah gantungan kunci, gelang, kalung hingga papan nama dan pakaian bergambarkan Jam Gadang.

Berdasarkan pantauan TribunPadang.com, pedagang aksesoris atau souvenir sangat banyak di sekitar Jam Gadang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

Baca juga: Ribuan Orang Penuhi Pelataran Jam Gadang, Lihat Padi Reborn Tampil Malam Ini

Mereka biasanya menjajakan dagangannya di pinggir Jam Gadang dan Pasar Atas Bukittinggi. Cukup hanya di lapak sepanjang satu meter saja.

Para pengunjung bisa bebas memilih apa yang mereka suka, mulai dari gelang, kalung hingga baju dengan gambar Jam Gadang.

Terkait harganya mayoritas sama dan bisa ditawar tergantung kesepakatan antara pedagang dan pembeli.

Informasi yang didapat TribunPadang.com, harga untuk satu gelang dimulai dari Rp10 ribu hingga Rp25 ribu saja.

Sementara, untuk baju dengan gambar Jam Gadang, bisa dapat tiga helai Rp100 ribu atau Rp35 ribu satu helai.

Baca juga: Momen Ustaz Abdul Somad Naik Vespa Bareng Wali Kota Bukittinggi Seusai Tablig Akbar di Jam Gadang

Dapat Barang dari Jogja

Salah seorang pedagang, Yal, mendapatkan aksesoris dari gudang yang ada di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, terkadang juga memesan bahan dari Jogja.

Biasanya, jika mengambil bahan dari Jogja, Yal bergabung bersama pedagang aksesoris yang lain supaya tak kena banyak biaya ongkos kirim.

“Jika membeli bahan ke Jogja, kami biasanya belanja Rp1 jutaan, sekali beli itu menyumbang sekitar 4 orang. Jadi, Rp200 ribuan satu orang,” terang Yal kepada TribunPadang.com.

Dari modal Rp200 ribuan itu, Yal menyebut bisa berjualan hingga 4 bulan lamanya. Sebab, jika sedang rajin, bahan yang dibelinya itu bisa dibuatkan aksesoris sebanyak 800 buah.

Kendati bisa membuat banyak aksesoris, Yal mengatakan bahwa tren di pasaran selalu berubah-ubah, karena itu juga dirinya takut untuk membuat banyak.

“Kadang ada kalanya gelang tali ini sedang tren di pasaran, kadang pernah juga tidak dilirik pengunjung, jadi musim-musiman,” ujar Yal.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved