BERITA POPULER SUMBAR

Populer Sumbar: Klarifikasi Wali Kota Bukittinggi terkait Kasus Inses dan Geopark Silokek

Berita populer Sumbar klarifikasi wali kota Erman Safar terkait dugaan kasus inses di Bukittinggi dan Geopark Ranah Minang Silokek

Editor: Rizka Desri Yusfita
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi inses. 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita klarifikasi wali kota Erman Safar terkait dugaan kasus inses di Bukittinggi dan Geopark Ranah Minang Silokek.

Simak selengkapnya:

1. Wako Bukittinggi Buka Suara Soal Kasus Inses, Sebut Tak Pernah Minta Wartawan untuk Beritakan

Wali Kota Bukittinggi Erman Safar buka suara terkait kasus inses di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Melalui video resmi yang didapatkan TribunPadang.com, Erman Safar mengakui bahwa informasi kasus inses itu didapatkannya dari lembaga resmi naungan Kementerian Sosial.

"Awalnya, saya mendapat informasi dari lembaga resmi yang telah memperoleh izin. Ada warga Bukittinggi yang sedang direhabilitasi di tempatnya," kata Erman, Selasa (17/6/2023).

Baca juga: Polisi Belum Bisa Pastikan Kebenaran Kasus Inses di Bukittinggi, Keterangan Pelaku Berubah-ubah

Erman menyampaikan, pihaknya juga telah mengunjungi lokasi karantina tempat anak yang diduga inses dengan ibu kandungnya itu.

"Dalam kunjungan itu, disampaikan oleh pengelola, diduga ada perbuatan salah satu anak di dalamnya itu melakukan hubungan (inses) dengan ibunya," ungkap Erman.

Mendengar informasi inses itu, Erman mengaku kaget, berharap kasus itu tidak terjadi lagi di tengah-tengah masyarakat, khususnya Kota Bukittinggi.

Seusai mengetahui informasi tersebut, Erman langsung menyampaikannya dalam sebuah sosialisasi di rumah dinas wali kota pada Rabu (21/6/2023).

"Saya sampaikan keadaan dengan bentuk informasi yang sudah kami olah lebih general, tidak menyebut nama," terang pria yang akrab disapa bang wako.

Baca juga: Ibu yang Dituduh Inses dengan Anak Laporkan Wako Bukittinggi ke Polisi, Sebut Telah Sebar Hoaks

Selepas menyampaikan informasi inses saat sosialisasi, Erman kaget jika ternyata kasus inses itu mulai tersebar luas dan viral di media massa maupun media sosial.

"Lalu kemudian itu viral, itu di luar sepengetahuan kami dan kami tidak pernah meminta wartawan dari awal kita mendapati perbuatan penyimpangan ini untuk diberitakan," pungkas Erman.

Awal Mula Wako Ungkap Kasus Inses

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved