Padang Panjang
Pentas Drama Monolog, Perspektif Studi Ke-Aktoran di Jurusan Teater ISI Padang Panjang
PEKAN Monolog pada studi pemeranan di Jurusan Teater ISI Padang panjang, baru saja selesai pada minggu ini, hari senin dan selasa tanggal 12-13 Juni
Oleh : Tatang R. Macan *)
PEKAN Monolog pada studi pemeranan di Jurusan Teater ISI Padang panjang, baru saja selesai pada minggu ini, hari Senin dan Selasa, 12-13 Juni 2023, yang diselenggarakan di Gedung Teater Arena Mursal Esten ISI Padang Panjang.
Selama dua hari berturut-turut di presentasikan tampilan-tampilan sebelas aktor dengan membawa tema naskah drama monolog yang berbeda beda antara para penampil.
Mereka adalah mahasiswa minat pemeranan dari Jurusan Teater, yang menjadikan materi drama monolog menjadi kewajiban tahapan untuk mempertajam talenta ke Aktoran.
Sebelas aktor penampil minggu ini yakni terdiri dari lima orang perempuan dan enam orang penampil laki-laki. Mereka menampilkan naskah drama monolog dari berbagai karya pengarang, baik dari karya naskah drama monolog dalam negeri ataupun naskah dari luar negeri hasil terjemahan.
Durasi drama monolog yang mereka bawakan rata-rata berdurasi 30 Menit. Ada kemungkinan dari setiap drama monolog yang ditampilkan telah terjadi editan naskah yang cukup tajam oleh para aktor penampil.
Sebelum lanjut mengulas hasil dari penampilan pada pertunjukan Drama Monolog yang kemarin lalu mereka sajikan. Penulis berhasrat menguraikan apa drama monolog yang sebenarnya.
Bagi yang pernah atau sedang berkecimpung di dunia seni peran, sudah tidak asing lagi dengan istilah “monolog”. Monolog adalah istilah dalam genre drama yang sering disampaikan dalam dunia seni peran.
Kata ini merujuk pada permaianan dialog yang tidak perlu dilakukan oleh dua atau lebih, melainkan hanya satu karakter tokoh saja.
Pengertian Monolog Apabila ditinjau dari segi bahasa, kata monolog sebenarnya merupakan serapan dari bahasa Yunani, yakni Mono dan Legein, yang berarti “berbicara sendiri”.
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), monolog adalah pembicaraan yang dilakukan dengan diri sendiri, adegan pertunjukan drama dengan pelaku tunggal yang membawakan percakapan seorang diri. Beberapa ahli juga turut mengemukakan pendapatnya tentang pengertian monolog.
Nathan Alterman, misalnya. Penyair, pengarang drama, dan wartawan asal Israel ini menyebut monolog atau monodrama sebagai drama satu orang yang bisa menjadi bentuk teater yang kuat.
Di lain pihak misalnya William Shakespeare, pengarang kisah cinta populer "Romeo & Juliet (1597)" ini, menyimpulkan bahwa dalam “monolog”, yakni menunjuk terhadap pelakon yang menggungkapkan pikiran dan perasaan tanpa kehadiran pelakon yang lainnya.
Sementara menurut banyak teaterawan di Indonesia seperti Arifin C. Noer, Suyatna Anirun, Teguh Karya, Saini KM, Putu Wijaya, WS Rendra dan Nano Riantiarno, mereka menyatakan bahwa monolog adalah tradisi monodrama yang diadaptasi dari bagian adegan drama-drama Yunani Klasik yang disebut “Soliloque”.
Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa monolog adalah monodrama yang biasanya dilakukan oleh seseorang yang berbicara sendiri di hadapan audiens, penonton atau apresiator penikmat dan pemerhati pertunjukan teater.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Aktor-Teater.jpg)