Ibadah Haji 2023
Hujan Salju di Madinah, 21 Jemaah Haji Indonesia Dirawat
Sebanyak 21 jemaah haji Indonesia dirawat akibat anomali cuaca seperti hujan salju di Madinah, Arab Saudi.
TRIBUNPADANG.COM - Sebanyak 21 jemaah haji Indonesia dirawat akibat anomali cuaca seperti hujan salju di Madinah, Arab Saudi.
Anomali cuaca mengakibatkan beberapa jamaah haji Indonesia mengalami gangguan kesehatan skala ringan dan sedang.
Tercatat 21 jamaah haji terbanyak kategori lansia, dirawat di dua pusat kesehatan haji di Kota Madinah.
Sebanyak 13 jemaah dirawat di KKHI Madinah, 8 jemaah dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi di Madinah.
Informasi ini disampaikan oleh PPIH Arab Saudi dan dirilis Kepala Biro Perencanaan, Kementerian Agama RI Ramadhan Harisman di Jakarta.
Baca juga: PPIH Arab Saudi Siapkan 108 Hotel Jemaah Haji, Jarak Paling Jauh 4,3 Km dari Masjidil Haram
Ketua Kloter 05 SUB Surabaya Nurul Ulum, misalnya, mengkonfirmasikan dua jamaahnya dirawat di Rumah Sakit Arab dan KKHI.
"Belum sampai di hotel Daurut Madinah, 2 Jamaah dari Bandara langsung dibawah ke klinik," kata Ulum usai rapat koordinasi 18 Ketua Kloter dengan Kasie Yanpul Daker Madinah Cecep Nursyamsi, di Kantor Misi Haji Indonesia, dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (28/5/2023).
Data merujuk periode Sabtu (27/5/2023) atau 4 hari sejak dimulainya layanan haji Gelombang I, Rabu (24/5).
Suhu udara di kota pusat dataran tengah Jazirah Arab itu rata-rata 39 hingga 41 derajat celcius.
Rabu (24/5/2023) misalnya, hujan ringan sekitar 20 menit mengguyur kawasan bandara AMAA.
Ini bersamaan kedatangan 7 dari 16 kelompok terbang dari Tanah Air hari itu.
Baca juga: Pastikan Kesehatan Jemaah Haji, Kemenkes Kirim 107 Ton Obat dan Perbekalan ke Arab Saudi
Pada Kamis (25/5) terjadi anomali cuaca turun hingga 35 dan 36 derajat dan memicu hujan batu salju lokal (hail) di sekitar Masjid Nabawi. Hail turun hanya di sekitar Markaziyah dan distrik Garbiyah dan Simaliyah.
Data Kemenag juga mengonfirmasikan satu Jemaah Haji l wafat di Madinah atas nama Suprapto Tarlim Kerto Wijoyo.
Suprapto tergabung dalam kloter 3 Embarkasi Solo (SOC).
Guru asal Demak, Jawa Tengah ini sudah dimakamkan di Baqi, Madinah, setelah sebelumnya disalati sekitar 500 ribu jamaah Jumat Masjid Nabawi.
Sesuai ketentuan yang dikemukakan Kabid Bimbingan Ibadah PPHI Arab Saudi Suratman dan Kepala Daker PPHI Madinah Zainul Muttaqien ikut mengantar ke pemakaman Baqi. "almarhum akan dibadalhajikan saat di Arfah," kata Suratman.
Baca juga: Cerita Warga Padang di-PHK Saat Minta Cuti Naik Haji, Kini Masalah Selesai, Sebut Hanya Salah Paham
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Hujan-salju-di-Madinah.jpg)