Longsor di Jalan Sumbar Riau
Angin Kencang dan Hujan Lebat Jadi Penyebab Longsor di Kelok 9, Akses Jalan Sumbar-Riau Terhambat
Bencana longsor di Kelok 9 yang menghambat akses jalan Sumbar-Riau diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut.
Penulis: Alif Ilham Fajriadi | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, LIMA PULUH KOTA - Bencana longsor di Kelok 9 yang menghambat akses jalan Sumbar-Riau diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di kawasan tersebut.
Lokasi persisnya bencana longsor ini, menjelang Jembatan Kembar Kelok 9, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).
Diketahui, bencana longsor itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB tadi, material bencana menutupi badan jalan dan menghambat akses lalu lintas.
Kalaksa BPBD Lima Puluh Kota, Rahmadinol mengatakan, bencana longsor di Kelok 9 itu diakibatkan oleh tingginya intensitas curah hujan disertai angin kencang di kawasan itu.
"Akibat curah hujan disertai badai ini, menyebabkan tanah longsor dan menutup akses jalan sementara waktu," kata Rahmadinol, Minggu (30/4/2023).
Baca juga: BREAKING NEWS Arus Lalu Lintas Sumbar-Riau Terhambat, Material Longsor di Kelok 9 Penuhi Badan Jalan
Rahmadinol menyebut, saat ini sedang dilakukan upaya pembersihan material longsor secara manual dan tembakan air dari mobil Damkar.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat pembersihan material longsor yang menghambat akses jalan Sumbar-Riau itu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada melalui kawasan Kelok 9, sebab potensi pohon tumbang sangat tinggi," ungkap Rahmadinol.
Lebih lanjut, kata Rahmadinol, saat ini telah ada lima unit kendaraan yang diturunkan untuk melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor itu.
"Dua mobil operasional BPBD, satu mobil operasional Damkar dan dua unit chainsaw serta empat cangkul dan skop telah ada di lokasi pembersihan," pungkas Rahmadinol. (TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Jalan-Sumbar-Riau-longsor.jpg)