Kota Sawahlunto
Masih Belum Terinterkoneksi, Pipa PDAM Kota Sawahlunto Segera Dibenahi
Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan interkoneksi antar pipa PDAM yang tersebar di seluruh rumah masyarakat..
Penulis: Hafiz Ibnu Marsal | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, SAWAHLUNTO - Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar) akan melakukan interkoneksi antar pipa PDAM yang tersebar di seluruh rumah masyarakat.
Wali Kota Sawahlunto, Deri Asta menyebut, proyek interkoneksi tersebut akan dilakukan pada tahun 2023 ini.
"Jika kita kembali mendapatkan anggaran, proyek interkoneksi tersebut akan kita lakukan pada tahun 2023 ini," ungkapnya.
Dikatakannya, dengan program tersebut diharapkan permasalahan air bersih di Kota Sawahlunto bisa teratasi.
"Tetapi, sebelum proyek tersebut terlaksana, melalui pihak PDAM Sawahlunto, kami telah menginstruksikan untuk menginterkoneksikan beberapa titik yang bisa dilakukan dengan skala kecil," ujar Wali Kota Sawahlunto itu.
Baca juga: Lebih Rendah dari Target Nasional, Prevalensi Stunting Sawahlunto Capai 13,7 Persen di 2022
Ia menambahkan, dengan interkoneksi skala kecil tersebut, diharapkan bisa mengurangi permasalahan air bersih di Sawahlunto.
Selain itu, Kata Deri Asta, pada tahun 2022, Kota Sawahlunto menerima dana hibah dari Word Bank senilai kurang lebih Rp25 miliar.
"Sawahlunto merupakan daerah prioritas yang dibantu, karena kondisi air bersih kita berada pada kondisi yang kurang sehat," tutur Deri Asta.
Ia menjelaskan, hal tersebut dikarenakan Sawahlunto tidak memiliki sumber mata air dari ketinggian.
Lanjutnya, PDAM di Sawahlunto merupakan PDAM berbiaya besar, karena harus menggunakan pompa untuk menyalurkan air dari daerah rendah ke daerah rendah.
Baca juga: Lantik 8 Kepala SDN, Wali Kota Sawahlunto Kasih Tugas Kejar Ketertinggalan Pasca Pandemi
Dari dana tersebut, ada beberapa titik yang difasilitasi untuk peningkatan PDAM, dan sudah selesai dikerjakan.
"Yang pertama yaitu peningkatan pompa yang ada di Daerah Kandih, kedua peningkatan intake yang ada di Kubang dan peningkatan intake yang ada di Lunto," terang Deri Asta.
Selanjutnya, yang ketiga yaitu perbaikan jaringan PDAM dari kawasan Kandih menuju daerah Barangin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/wali-deri-asta.jpg)