Sumatera Barat Perdana Ekspor 785 Kg Mainan Lato-lato ke Malaysia

lato-lato kembali populer dikalangan anak-anak, bahkan tidak hanya di dalam negeri tapi juga merambah hingga Malaysia.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Sapardi, salah satu penjual mainan lato-lato di Pasar Raya Padang, Senin (23/1/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Bea Cukai Teluk Bayur, Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan pelepasan ekspor perdana mainan lato-lato tujuan Malaysia dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Kepala Bea Cukai Teluk Bayur Indra Sucahyo menyebut berdasarkan data Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), ekspor perdana lato-lato ke Malaysia ini sebanyak 40 karung dengan berat bersih 785 kg.

"Benar, kita melepasan ekspor mainan lato-lato ini perdana pada Selasa (24/1/2023) lalu," ujar Indra Sucahyo saat dihubungi TribunPadang.com, Senin (30/1/2023)

Indra Sucahyo menambahkan mainan yang pernah populer dimainkan oleh anak-anak Indonesia di tahun 90-an ini, sempat ditinggalkan. 

Namun sejak tahun 2022 lalu, lato-lato kembali populer dikalangan anak-anak, bahkan tidak hanya di dalam negeri tapi juga merambah hingga Malaysia.

Baca juga: Harga Lato-lato di Kota Padang, Cek di Makassar dan Kota Se-Nusantara

"Cara permainanya pun tidak berubah, hanya saja saat ini lato-lato tidak lagi menggunakan kaca temper, tetapi menggunakan plastik polimer," ujarnya.

Indra Sucahyo mengatakan, expor mainan lato-lato ini merupakan milik perorangan dan biasanya ekpor mainan ini sifatnya musiman.

"Ini biasanya bersifat musiman, kalau di Malaysia tidak lagi musim mainan lato-lato ini jika terus dikirim, khawatirnya tidak dipakai," ujarnya.

Indra Sucahyo berharap ekspor tersebut dapat menjadi pemicu bagi masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Barat untuk semakin maju dan bersaing di pasar Internasional. (*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved