Banjir di Padang

Selama 2022, 16 Kali Banjir Rendam Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang, 4 Kali Banjir Besar

Sepanjang 2022, Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang, Nanggalo, Padang dilanda banjir sekitar 16 kali. Osis Seteo menyebut banjir besar ...

Penulis: Rima Kurniati | Editor: muhammad fuadi zikri
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ketua Komplek Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang Osis Seteo tengah membersihkan rumahnya yang terendam banjir, Selasa (24/1/2023). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sepanjang 2022, Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang, Nanggalo, Padang dilanda banjir sekitar 16 kali.

Ketua Komplek Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang, Osis Seteo menyebut, banjir besar sekitar empat kali selebihnya banjir kecil dengan ketinggian selutut orang dewasa atau sekitar 30 hingga 50 centimeter.

"Banjir besar seperti malam ini terakhir bulan November lalu," ujar Osis Seteo saat ditemui Selasa (24/1/2023).

Osis Seteo mengatakan, penyebab banjir dikarenakan perumahan berada di lokasi dataran rendah.

Selain itu, perumahan ini hanya berjarak 100 meter dari aliran sungai.

Baca juga: Detik-Detik Banjir Batu Busuak Padang, Syamsuir: Air Genangi Musala saat Warga Salat Isya Berjamaah

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah untuk membuat banjir kanal sebagai penanganan banjir di Komplek Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang.

Osis mengatakan pihaknya sudah mengirimkan proposal ke pemerintah untuk dibuat banjir kanal di aliran Batang Kuranji.

"Pihak pemerintah juga sudah turun beberapa kali memeriksa namun sampai sekarang tak kunjung dibuat," ujar Osis.

Osis mengaku, sudah sekitar empat kali Ia memasuk proposal pembuatan banjir kanal tersebut namun belum ada respons hingga kini.

"Kondisi banjir makin kesini semakin parah terutama saat cuaca buruk melanda Padang," ujarnya.

Baca juga: Langganan Banjir, Warga Perumahan Griya Kubutama Tabing Banda Gadang Minta Batang Kuranji Dibenahi

Osis berharap penanganan banjir di perumahan tersebut bisa ditanggulangi dengan pembuatan banjir kanal ini.

"Jangan sampai banjir di sini memakan korban baru pemerintah membangun banjir kanal," ujarnya.

Osis mengatakan terdapat sekitar 44 KK yang selalu terdampak banjir saat hujan deras disertai luapan air Batang Kuranji. (TribunPadang.com/Rima Kurniati)

 

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved