Hukum Karma Ronaldo, Pernah Singgung Xavi Hernandez, Pilih Berkarir di Qatar

MEGABINTANG Cristiano Ronaldo kiranya termakan hukum karma atas lontaran, ucapannya sendiri ketika menyinggung Xavi Hernandez, yang kini jadi juru

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/PERSIJA
Cristiano Ronaldo kiranya termakan hukum karma atas lontaran, ucapannya sendiri ketika menyinggung Xavi Hernandez, yang kini jadi juru taktik Barcelona. Ilustrasi: Momentum kebersamaan pemain anyarnya, Ondrej Kudela, dengan megabintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. 

Eks penyerang Juventus itu menyindir keputusan Xavi untuk berkarier di Qatar.

"Saya adalah pemain yang paling banyak dicari di internet. Ketika Xavi berbicara tentang saya, dia mencari publisitas," kata Ronaldo.

"Saya tidak peduli apa yang dia katakan. Dia memang sukses meraih segalanya, seperti Piala Dunia atau Piala Eropa. Namun, dia tidak memiliki Ballon d'Or."

"Saya memiliki tiga Ballon d'Or. Sekarang, dia bermain di Qatar. Saya bahkan tidak tahu apakah dia masih bermain. Jadi, saya tidak peduli," tutur Ronaldo menambahkan.

Unggahan story instagram milik Cristiano Ronaldo, merupakan penggawa satu tim rakasasa Liga Inggris, Manchester United atau Man Utd yang kembali berjuang untuk menembus papan atas kompetisi sepak bola domestik Negeri Ratu Elizabeth tersebut musim 2022-2023.
 
Unggahan story instagram milik Cristiano Ronaldo, merupakan penggawa satu tim rakasasa Liga Inggris, Manchester United atau Man Utd yang kembali berjuang untuk menembus papan atas kompetisi sepak bola domestik Negeri Ratu Elizabeth tersebut musim 2022-2023.   (INSTAGRAM.COM/CRISTIANO)

Enam tahun kemudian, Ronaldo justru mengikuti langkah Xavi dengan berkarier di Timur Tengah.

Bedanya, Xavi bermain untuk klub Qatar, Al Sadd, sedangkan Ronaldo bermain untuk klub Arab Saudi, Al Nassr.

Saat itu, Ronaldo sempat menyindir pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, yang masih aktif bermain.

Ronaldo sebenarnya membalas pernyataan Xavi yang menyebut Lionel Messi jauh lebih bagus daripada CR7.

Kala itu, Xavi mengatakan Ronaldo bernasib malang karena bermain pada era yang sama dengan Messi.

"Hanya orang bodoh yang tidak mengakui bahwa Ronaldo adalah pesepak bola elite," kata Xavi kepada La SER pada 2016 yang dikutip BolaSport.com dari Sport.

"Namun, Ronaldo bernasib buruk karena bermain pada era sama dengan Messi. Kecepatan, mental, dan fisik Messi tidak terkalahkan."(BolaSport.com)

 

Sumber: BolaSport.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved