Harimau di Agam
Detik-Detik Harimau Hampir Terkam Kepala Warga di Palupuah Agam, Diserang dari Jarak 3 Meter
Kejadian tersebut, berlangsung pada Senin (5/12/2022) lalu, saat pagi hari di sebuah ladang yang berjarak sekira 2 KM dari pemukiman.
Penulis: Alif Ilham Fajriadi | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Harimau sempat gegerkan warga setelah muncul di Jorong Palupuah, Nagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Agam, Sumatera Barat (Sumbar).
Pasalnya, menurut keterangan warga, harimau tersebut sempat menampakkan wujudnya, dengan cara melompat dan hampir menerkam salah seorang warga.
Kejadian tersebut, berlangsung pada Senin (5/12/2022) lalu, saat pagi hari di sebuah ladang yang berjarak sekira 2 KM dari pemukiman.
Informasi tersebut disampaikan oleh Edwar (60), warga sekitar Jorong Palupuah yang juga merupakan kakak ipar dari korban yang hampir diterkam harimau itu.
“Jadi awalnya laporan kami itu ke nagari, didasari harimau ini sudah membahayakan dan hampir menerkam adik ipar kami waktu ke ladang,” kata Edwar saat ditemui TribunPadang.com, Jumat (9/12/2022) di rumahnya.
Baca juga: Teror Harimau di Palupuah Agam, Warga Diimbau Tak ke Ladang hingga Malam
Edwar menyampaikan, sekira 10 hari sebelum harimau itu menampakkan wujudnya, Edwar juga sudah menyadari keberadaanya.
Sebab, kata Edwar, 3 anjing peliharaan yang berada di ladangnya hilang dan ada yang tinggal bangkai saja.
Semula, Edwar tak menduga jika yang memangsa adalah harimau, sebab belum pernah harimau datang ke sekitar ladangnya itu.
“Saya diamkan saja itu, waktu hanya menemukan jejaknya saja, dan memakan anjing saya, sebab kebenarannya belum pasti,” jelas Edwar.
Namun, kata Edwar, pada saat kejadian adik iparnya itu hampir diterkam harimau, barulah dirinya yakin dan melapor ke pihak nagari.
Baca juga: Penampakan Harimau di Palupuah Agam, Warga Sempat Bertemu dari Jarak 3 Meter
Setelah itu, kata Edwar, pihak nagari langsung berkoordinasi dengan BKSDA Sumbar dan Yayasan Arsari untuk peninjauan ke lapangan.
“Tepatnya pada Selasa (6/12/2022) itu, BKSDA dan Yayasan Arsari datang, dan memasang kamera trap mereka,” ungkap Edwar.
Edwar bercerita, harimau hampir menerkam adiknya itu diketahui saat sedang pergi ke ladang.
Mereka ke ladang dengan total 3 orang, dengan tujuan memantau kondisi ladang dan mulai beraktivas seperti biasanya.
Namun, tiba-tiba saja, kata Edwar, datang harimau dari arah depan yang semula hanya berjarak 3 meter.
Baca juga: Harimau Sumatera Terekam Kamera Tak Jauh dari Ladang Warga di Palupuh Agam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/edwar-ceritakan-kisah-harimau.jpg)