Kota Bukittinggi

Pria Asal Padang Sidempuan Kena Tipu di Pasar Aur Bukittinggi, Modus Barang Antik Batu Delima

Seorang pria paruh baya asal Padang Sidempuan hampir kena tipu di Pasar Aur Kota Bukittinggi.

Penulis: Alif Ilham Fajriadi | Editor: Rizka Desri Yusfita
Satpam Pasar Aur
Pelaku penipuan dengan modus barang antik batu merah delima diamankan tim Satpam Pasar Aur Bukittinggi, Sabtu (12/11/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Seorang pria paruh baya asal Padang Sidempuan hampir kena tipu di Pasar Aur Kota Bukittinggi.

Modus pelaku menawarkan barang antik kepada pria paruh baya tersebut, bahkan harganya disebut puluhan juta.

Kejadian tersebut dibenarkan Kepala Satuan Pengamanan (Satpam) Pasar Aur, Zulkifli kepada TribunPadang.com, Minggu (13/11/2022).

Zulkifli menyebut, korban hampir tertipu oleh pelaku dengan modus penjualan barang antik berupa batu merah delima.

"Modus pelaku itu, menawarkan barang antik kepada korban," kata Zulkifli.

Beruntung saat akan memberikan uang kepada pelaku, kata Zulkifli, pedagang di sekitar Pasar Aur langsung menegur korban.

"Korban pun sadar jika dia kena tipu, sebab pedagang sekitar sudah menegur korban," kata Zulkifli.

Baca juga: Sempat Mangkrak Lalu Ganti Kontraktor, Proyek Drainase Rp 9,2 Miliar di Bukittinggi Akhirnya Selesai

Zulkifli menjelaskan, aktivitas Pasar Aur yang sedang ramai saat itu, menjadi lokasi yang tepat bagi pelaku untuk menipu pengunjung.

"Beruntung waktu pelaku menawarkan barang itu, ada pedagang lain yang melihat, dan mengingatkan kalau itu penipuan," terang Zulkifli.

Lalu, saat aksi penipuan berkedok barang antik itu diketahui banyak orang, kata Zulkifli, pelaku langsung diamankan.

"Pelaku waktu ketahuan menipu itu, langsung diamankan pedagang sekitar ke pos Satpam Pasar Aur," ujar Zulkifli.

Zulkifli menyebut, pelaku berinisial Z, berasal dari Padang dan lahir di Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

"Pelaku dari Padang, negeri asal dari Matur, Agam," ungkap Zulkifli.

Baca juga: Drainase Primer di Jalan Pemuda hingga Sudirman Bukittinggi Rampung, Wako: Mampu Atasi Resiko Banjir

Kendati sudah ditipu, kata Zulkifli, korban memilih untuk tidak membuat laporan, dan meminta uangnya dikembalikan lagi.

"Kejadiannya itu terjadi pada Sabtu (12/11/2022) kemarin, korban memilih untuk tidak melaporkan kejadian itu."

"Setelah uang korban dikembalikan lagi, korban lalu langsung pergi dan pulang ke Padang Sidempuan," jelas Zulkifli.

Akibat dari kejadian tersebut, Zulkifli meminta kepada seluruh pedagang dan pengunjung di Pasar Aur Kota Bukittinggi untuk selalu berhati-hati.

"Kepada para pedagang dan pengunjung, kalau ada hal yang mencurigakan, langsung lapor kepada Satpam Pasar Aur," pungkas Zulkifli. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved