Kota Bukittinggi
Pedagang Tegur Pria yang Nyaris Tipu Pembeli di Pasar Aur Kuning, Langsung Dibawa ke Pos Satpam
Untungnya, aksi ini diketahui pedagang sekitar yang kemudian membongkar dan menyeret pelaku ke pos keamanan.
Penulis: alifIlhamfajriadi | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Modus baru kejahatan di Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi terbongkar saat pelaku melancarkan aksinya.
Pelaku beraksi dengan menipu korban menggunakan modus barang antik.
Untungnya, aksi ini diketahui pedagang sekitar yang kemudian membongkar dan menyeret pelaku ke pos keamanan.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Satpam Pasar Aur, Zulkifli, kepada TribunPadang.com, Minggu (13/11/2022).
Zulkifli menyebut, semula korban yang tidak diketahui identitasnya itu, berasal dari Padang Sidempuan, dan tengah berbelanja di Pasar Aur Bukittinggi.
Baca juga: Pria Asal Padang Sidempuan Kena Tipu di Pasar Aur Bukittinggi, Modus Barang Antik Batu Delima
Saat melakukan aktivitas di Pasar Aur, korban lalu didatangi oleh pelaku yang berjumlah dua orang.
"Pelaku ini ada dua orang, mendatangi pelaku dan menawarkan batu merah delima dengan harga yang mahal," ungkap Zulkifli.
Zulkifli menyebut, salah seorang pelaku, sempat menawarkan dengan harga Rp30 juta kepada korban.
"Pelaku ini modusnya menjual barang antik, dan melancarkan aksinya berdua, satu berperan sebagai penjual, dan satu lagi sebagai penawar," terang Zulkifli.
Akibat dari ucapan salah seorang pelaku, yang menawar dengan harga tinggi itu, kata Zulkifli, berhasil membuat korban tertipu.
Baca juga: Mantan Walikota Padang Zuiyen Rais Wafat, Dimakamkan di Bukittinggi
"Pelaku juga sempat menyebut, tidak perlu dijual mahal, batu antik itu sudah rezeki dari korban, dibayar Rp1 juta saja sudah cukup," kata Zulkifli.
Mendengar harga dari batu delima yang turun drastis itu, kata Zulkifli, korban langsung membelinya.
Zulkifli menyebut, beruntung ada pedagang di sekitar yang menegur pelaku dan korban.
"Pedagang yang lain tahu kalau itu penipuan, akhirnya saat sudah diberikan uang, baru ditegur oleh yang lain, dan mereka dibawa ke pos Satpam Pasar Aur," pungkas Zulkifli.
Diberitakan sebelumnya, Seorang pria paruh baya yang berasal dari Padang Sidempuan, hampir kena tipu di Pasar Aur Kota Bukittinggi.
Modus pelaku menawarkan barang antik kepada pria paruh baya tersebut, bahkan harganya disebut puluhan juta.
Zulkifli menyebut, korban hampir tertipu oleh pelaku dengan modus penjualan barang antik berupa batu merah delima.
"Modus pelaku itu, menawarkan barang antik kepada korban," kata Zulkifli.(TribunPadang.com/Alif Ilham Fajriadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kasus-penipuan-di-Pasar-Aur-Bukittinggi.jpg)