Pepatah Minang
Arti dan Makna Pepatah Minang 'maado-adokan nan tiado'
Simak arti dan makna Pepatah Minang maado-adokan nan tiado. Mengada-ngada atau berbohong.
TRIBUNPADANG.COM - Pernah mendengar Pepatah Minang atau Peribahasa Minang maado-adokan nan tiado?
Baik mendengar langsung dari seseorang maupun membacanya dari buku dan menimbulkan pertanyaan.
Berikut arti pepatah tersebut beserta maknanya:
Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti mengada-ngadakan yang tiada.
Maknanya adalah, mengada-ngada atau berbohong.
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang adat lamo manangguang rindu, adat tuo manahan ragam
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang adat lamo pusako usang
____________________
Pilihan pepatah Minang lainnya:
Adat lamo manangguang rindu, adat tuo manahan ragam
Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti adat lama menanggung rindu, adat lama tua menahan ragam.
Maknanya adalah, kebiasaan orang muda menanggung rindu dan orang tua menahan berbagai cobaan (sabar). Ragam diartikan sebagai tingkah laku.
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang adat lamo pusako usang
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang adat diisi limbago dituang
____________________
[Sumber: Anas Nafis, Peribahasa Minangkabau, 1996]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Istano-Silinduang-Bulan-Pagaruyuang-Tanah-Datar.jpg)