Pepatah Minang
Arti dan Makna Pepatah Minang 'adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah'
Simak arti dan makna Pepatah Minang adat basandi syarak. Segala peraturan adat harus bersendikan kepada kitabullah (Al-Qur'and) dan ...
Editor:
Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Muhammad Fuadi Zikri
Ilustrasi Rumah Gadang, Istano Silinduang Bulan. Simak arti dan makna Pepatah Minang adat basandi syarak.
TRIBUNPADANG.COM - Pernah mendengar Pepatah Minang atau Peribahasa Minang adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah?
Baik mendengar langsung dari seseorang maupun membacanya dari buku dan menimbulkan pertanyaan.
Berikut arti pepatah tersebut beserta maknanya:
Dalam bahasa Indonesia, pepatah ini berarti adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabbullah.
Maknanya adalah, segala peraturan adat harus bersendikan kepada kitabullah (Al-Qur'and) dan juga termasuk sunnah rasul.
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang abih adat bakarilahan, abih cupak dek buatan
Baca juga: Arti dan Makna Pepatah Minang mudo diadang ceke dipabuek
____________________
[Sumber: Anas Nafis, Peribahasa Minangkabau, 1996]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Istano-Silinduang-Bulan-Pagaruyuang-Tanah-Datar.jpg)