Citizen Journalism

Optimalisasi Pemanfaatan PhET Simulation Untuk Peningkatkan Pemahaman Konsep Fisika di SMAN 2 Harau

Pada saat ini telah tersedia software simulasi interaktif yang dapat mendukung pembelajaran IPA yang termasuk fisika secara gratis, salah satunya PhET

Penulis: Rahmadi | Editor: Rahmadi
Dok. Tim Dosen Departement Fisika FMIPA UNAND
Siswa XII IPA SMA N 2 Harau bersama Tim Dosen Departement Fisika FMIPA UNAND dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat dengan Tema “Optimalisasi Pemanfaatan Media Online Phet Simulation Untuk Upaya Peningkatkan Pemahaman Konsep Fisika di SMA N 2 Harau” pada 21-22 Oktober 2022 

Oleh: Dr. Ramacos Fardela, S.Si., M.Sc. dan Tim Dosen Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas

Unsur terpenting dari mengajar adalah merangsang serta mengarahkan peserta didik untuk belajar. Kegiatan belajar ini dapat dirangsang serta diarahkan dengan berbagai metode yang mengarah pada tujuan yang berlain-lain pula.

Namun apapun subjeknya (Fisika, Biologi, Kimia, Matematika, Sosiologi dan lain sebagainya), mengajar pada hakikatnya tidak lebih dari sekedar menolong peserta didik untuk memperoleh pengetahuan, keterampilan, sikap, serta idealisme, dan apresiasi yang menjurus kepada perubahan tingkah laku dan pertumbuhan peserta didik (Sapriati, dkk, 2017).

Bagi seorang pendidik rasanya tidak mudah untuk menciptakan kondisi yang kondusif untuk belajar. Apalagi menyangkut dengan pembelajaran yang membutuhkan pemahaman konsep dan prakteknya.

Salah satu mata pelajaran tersebut adalah Fisika. Mata Pelajaran Fisika dianggap sebagian peserta didik sebagai mata pelajaran yang rumit, penuh hitungan, dan membosankan.

Hal ini menuntut kepiawaian, kejelasan, dan keterampilan dalam memilih pendekatan serta metode yang sesuai untuk pembelajaran saat itu. Salah satu metode pembelajaran yang banyak diterapkan untuk pembelajaran Fisika adalah metode eksperimen dan simulasi.

Baca juga: Pelajari Kisi-kisi Soal Peserta UTBK SBMPTN 2022 Saintek: Matematika IPA, Kimia, Biologi, Fisika

Penerapan metode eksperimen tentu membutuhkan laboratorium, peralatan (Kit Praktikum) penunjang praktikum dan keterampilan guru dalam membimbing peserta didik untuk melaksanakan ekperimen. Terkadang keterbatasan peralatan membuat guru enggan untuk menerapkan metode eksperimen berbasis laboratorium di sekolah sebagai penunjang pemahaman mata pelajaran Fisika.

Pada saat ini telah tersedia software simulasi interaktif yang dapat mendukung pembelajaran IPA yang termasuk fisika secara gratis, salah satunya PhET.

Menurut Prihatiningtyas,dkk (2013:19), PhET adalah software simulasi interaktif yang berbasis research dan berlisensi gratis (free software). PhET digawangi oleh Carl Wieman sebagai pendiri di bawah Lembaga tinggi pendidikan yaitu Universitas Colorado.

Berdasarkan situs resmi PhET http://phet.colorado.edu tujuan pembuatan software simulasi interaktif ini adalah “help students visually comprehend concepts, ensure educational effectiveness and usability”. Yang pertama adalah membantu peserta didik untuk memvisualisasikan konsep secara utuh dan jelas, kemudian menjamin pendidikan yang efektif serta kebergunaan yang berkelanjutan.

Pada masa pandemi Covid-19 diawal tahun 2020 penggunaan media simulasi PhET Colorado ini kembali marak, penelitian-penelitian terkait penggunaan simulator ini telah banyak dilakukan.

Baca juga: Tempat Wisata Kabupaten Limapuluh Kota - Ada Jembatan Kelok Sembilan, Lembah Harau, Padang Mengatas

Begitu juga di Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas ikut berperan aktif. Tim Dosen Departemen Fisika telah berhasil menyusun modul-modul praktikum terkait dengan mata kuliah Fisika yang disesuaikan dengan simulator PhET Colorado.

Selain itu pengabdian kepada masyarakat yang merupakan salah satu Tri Dharma perguruan tinggi tetap dijalankan, salah satunya memberikan pelatihan secara online kepada siswa SMA N 2 Harau terkait penggunaan Simulator PhET Colorado secara online.

Pada saat itu, siswa dan guru mendapatkan manfaat yang sangat bagus namun kurang optimal karena dilakukan secara daring (online), pihak mitra (sekolah) SMAN 2 Harau mengusulkan untuk diadakan secara tatap muka (luring) jika pandemi covid-19 sudah mulai mereda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved