Angin Puting Beliung di Padang
BMKG Minangkabau: yang Landa Kota Padang Bukan Puting Beliung, Tapi Angin Kencang Disertai Hujan
Sejumlah rumah di Kelurahan Jati dan Alai Parak Kopi, Kota Padang mengalami kerusakan pada Rabu (26/10/2022) malam. Kerusakan terjadi setelah angin p
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah rumah di Kelurahan Jati dan Alai Parak Kopi, Kota Padang mengalami kerusakan pada Rabu (26/10/2022) malam.
Kerusakan terjadi setelah angin puting beliung menerjang daerah sekitar. Angin kencang diketahui mulai terjadi pukul 22.00 WIB.
Soal penjelasan fenomena ini, TribunPadang.com pun mewawancarai prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau, Aulia Rinadi.
Ia menjelaskan, insiden yang terjadi tadi malam tidak tergolong angin puting beliung.
"Yang terjadi tadi malam bukan puting beliung, tapi angin kencang yang disertai dengan hujan," kata Aulia kepada TribunPadang.com, Kamis (27/10/2022).
Baca juga: Puting Beliung Rusak 17 Rumah di Padang, Atap Terkuak dan Terhempas hingga 10 Meter
Lebih rinci ia menjelaskan, dari citra radar BMKG, tak terpantau awan-awan hujan dengan kecepatan angin maksimal mencapai 58 km/jam.
Dari radar BMKG, pada Rabu (27/10/2022) terpantau hujan yang disertai angin kencang terjadi mulai 14.40 utc hingga 15.50 utc atau sekitar pukul 21.40 WIB hingga 22.50 WIB.
Lalu, lanjut Aulia, angin kencang terjadi bersamaan dengan turunnya hujan dan terkadang juga disertai hujan es.
Sementara puting beliung terjadi menjelang terjadinya hujan.
Durasi terjadinya angin kencang lebih lama sekitar sepuluh hingga 30 menit. Sedangkan, puting beliung biasanya melanda hanya lima hingga sepuluh menit.
Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang Jati Padang, Atap Rumah Warga Terbang dan Tersangkut Pohon
Sebelumnya diberitakan, dari data sementara BPBD Kota Padang, terdapat 19 rumah yang rusak akibat angin kencang melanda tadi malam.
Angin kencang menerbangkan sejumlah benda hingga atap rumah warga.
Dari 17 rumah itu, sebanyak 10 rumah diantaranya rusak berat, dan 17 lagi rusak sedang. Satu diantaranya tertimpa pohon tumbang. (TribunPadang.com/Wahyu Bahar)
