Wisata Sumatera Barat
Wisata Sumatera Barat: Kue Putu, Jajanan Legendaris Berbalut Kelapa Parut dan Gula Merah
Kue putu merupakan jajanan yang memilki ciri khas. Biasanya pedagang kue putu ini ditandai dengan bunyi unik yang keluar dari tempat mengukusnya.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Kue putu merupakan jajanan legendaris yang memilki ciri khas.
Biasanya pedagang kue putu ini ditandai dengan bunyi unik yang keluar dari tempat mengukusnya.
Pedagang kue putu di Kota Pariaman Toni Saputra (50) menyebut kue putu ini jajanan yang sudah lama.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Khas Sumatera Barat yang Wajib Dicoba Jika Berwisata ke Ranah Minang
Ia saja sudah berjualan sejak 1997, hingga saat ini sudah 25 tahun ia menjajakan kue putu.
"Awalnya di Kota Padang, tapi 6 tahun belakang pindah ke Kota Pariaman," katanya, Senin (17/10/2022).
Ia membeberkan kue putu ini memiliki cita rasa yang khas.
Bahan baku kue ini adalah tepung beras yang diberi perasa pandan.
Lalu tepung itu diberi gula merah untuk menambah cita rasa manis.
Pembuatannya dilakukan dengan cara dikukus kurang dari 1 menit dalam bambu berbentuk tabung setinggi 10 cm.
Setelah di kukus kue putu yang sudah matang disodok menggunakan kayu untuk mengeluarkannya dari bambu.
Ukuran kue putu ini hanya sekitar satu ruas jari telunjuk orang dewasa.
Cita rasa kue putu ini semakin lengkap ditambah kelapa parut yang diberi sedikit garam dan taburan gula merah di atasnya.
"Satunya harga kue putu ini Rp 1 ribu," jelas Toni.
Biasanya Toni berjualan mulai pukul 16.00 hingga 21.00 WIB.
Ia berjualan menggunakan sepeda dengan berkeliling di sejumlah kawasan di Kota Pariaman.
Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Ampiang Dadiah Kuliner Khas Ranah Minang dari Fermentasi Susu Kerbau
Baca juga: Wisata Sumatera Barat: Mampir ke Martabak Kaka, Kuliner Legendaris di Bukittinggi
(TribunPadang.com/Rahmat Panji)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Penjual-Kue-Putu-di-Kota-Pariaman-Toni-Saputra-saat-sedang.jpg)